Testimoni Level 2 dan Deklarasi Level 3 oleh Nopiranti

Testimoni Level 2 dan Deklarasi Level 3

(Nopiranti)

Tidak terasa dua bulan sudah saya mengikuti Rumedia Nubar Challenge (RNB) Batch 3. Sebuah tantangan menulis yang diadakan oleh penerbit Rumedia.

Alasan apa yang mendorong saya mengikuti tantangan ini? Bukan karena sudah merasa bisa dan lancar menulis. Justru sebaliknya. Karena saya merasa masih sangat kesulitan menangkap ide dan menuangkannya menjadi tulisan yang baik, alasan utama saya memaksakan diri mengikuti tantangan ini. Dengan memaksakan diri terus menulis, saya berharap kemampuan saya akan lebih baik.

Bulan Oktober tantangan dimulai dengan kewajiban mengirim tulisan 2 kali seminggu melalui akun facebook. Kuantitas tulisan yang harus dikirim meningkat lagi menjadi 4 kali seminggu pada bulan November. Mulai Desember nanti, tantangan menjadi lebih padat lagi. Peserta diwajibkan mengirimkan tulisan setiap hari.

Meskipun sebagian besar tulisan yang dikirim bertema bebas, sesekali panitia juga mewajibkan peserta menulis dengan tema tertentu. Ada tema tentang binatang, puisi untuk pahlawan, musim semi/musim gugur, hari guru, dan tantangan khusus menulis tentang Nubar Pro.

Dari beberapa tema yang ditentukan, saya paling suka tema binatang dan musim semi. Di dua tema ini saya menulis cerpen yang alur ceritanya sangat saya suka. Duh, maaf ya kesannya kok saya narsis pada tulisan sendiri.

Harusnya kualitas tulisan itu kan tolak ukurnya pembaca ya. Bagus atau tidak. Bermanfaat atau tidak. Namun, inilah saya. Sejak dulu saya mulai belajar menulis yang dimulai dari puisi-puisi sederhana, saya selalu menyukai tulisan karya saya sendiri. Saya senang, bangga, dan sangat menikmati setiap kalimat yang berhasil saya susun.

Perasaan ini penting sekali menurut saya. Apresiasi terhadap hasil karya sendiri harus lebih dulu ditumbuhkan. Sebelum meminta atau berharap penghargaan dari pembaca, penulis harus lebih dulu yakin bahwa tulisannya bisa menghibur dan menebarkan banyak manfaat. Jika penulisnya saja merasa minder, malu dengan kualitas tulisannya sendiri, bagaimana dia akan meyakinkan pembaca untuk mau membaca, menyukai, dan bersedia memiliki buku hasil karyanya.

Setelah kepercayaan diri itu ada, lengkapi dengan terus belajar dari sekeliling. Membaca apa yang tersirat di alam dan tersurat dalam buku-buku bagus karya para penulis-penulis hebat. Semuanya bisa menjadi bekal untuk menghasilkan tulisan yang baik dan bergizi. Karena menulis dan membaca itu satu paket yang harus selalu dilakukan beriringan.

Dua bulan ditempa dalam tantangan RNB Batch 3 ini bukan hanya kemampuan menulis saja yang diasah. Yang paling terasa adalah belajar disiplin waktu, teliti dan patuh pada aturan yang dibuat oleh panitia. Beberapa kali saya melakukan kesalahan akibat dari kegaptekan dan keteledoran saya menyimak aturan.

Saya ikut tantangan ini melalui web Para Pecinta Literasi milik Mbak Emmy Herlina, Manajer Area (MA) Rumedia untuk daerah Sumatera. Web beliau ini binaan Rumedia juga. Karena ikut lewat web, ada aturan tambahan yang membedakan saya dengan peserta tantangan yang lain.
Jika peserta yang lain bisa langsung mengunggah tulisan di beranda FB jam berapa saja pada hari itu, bahkan banyak yang sering posting mepet-mepet waktu mendekati jam kunti, maka saya tidak bisa dadakan begitu.

Jam kunti itu istilah yang sering dipakai panitia untuk mengingatkan batas akhir pengiriman tulisan. Biasanya mendekati jam 12 malam, stiker-stiker makhluk halus yang unyu-unyu itu akan berseliweran di grup WA. Pengingat penuh kasih sayang dari para panitia yang keren-keren dan mengagumkan itu.

Karena tulisan harus melalui proses sunting dulu oleh pemilik web, maka minimal saya harus sudah setor tulisan ke Mbak Emmy satu hari sebelumnya. Setelah tulisan tayang di web, baru saya bisa posting di beranda sendiri. Setelah itu isi daftar presensi di grup WA. Di sinilah serunya. Disiplin waktu dan kreatifitas menabung ide dan tulisan sangat dibutuhkan.

Untuk semua keseruan yang telah dilalui dua bulan ini, saya ucapkan banyak terima kasih pada semua panitia dan rekan-rekan sesama pejuang tantangan RNB Batch 3. Dengan mengucap basmallah, hari ini saya mendeklarasikan diri siap mengikuti tantangan level 3 mengirim tulisan setiap hari selama bulan Desember.

Menulis bukan semata kegiatan bersenang-senang dengan kata, melainkan bagian dari ikhtiar menyebarkan kebaikan pada sesama melalui setiap alpabet yang tertuang. Maka, dengan memohon pertolongan Allah, saya meminta kemudahan dan kelancaran untuk mengikuti tantangan berikutnya. Semoga Allah rida dan memberikan keberkahan. Aamiin yaa mujibassaailiin.

Senin, 30 November 2020

NulisBareng/Nopiranti

0Shares

Tinggalkan Balasan