Cover Toga untuk Neger

Terbaik dalam Event Toga untuk Negeri

Judul: Toga untuk Negeri

Penerbit: Rumah Media

Penulis: Juniawati, Eno Wulandari, Ummi Ning, Isna Aina Hidayanti, Dyah Y, Bambang Eko Priyanto, Finny Anita, Re Reynilda, Ummu Arasy, Dina Tasmin, Dekna Effendy, Witri Wahyu Lestari, NIRA, SN Fatima, Intan Effendy, Aliya Yahya, Dew, Wahdah, Puji Hasti, Widati Raihannah, Miko Soeganda, Misda Gustini, Siti Rachmawati M., Pandya RS, Hafis.

Event Nubar Area Sumatera ke-20.

Blurb:

Menjadi Sarjana, bukan hal mudah. Butuh semangat, kemauan yang besar dan tangguh menjalani proses sehingga berhasil meraih Toga. Mereka harus melawan arus, keluar dari zona nyaman (comfort zone), meninggalkan keluarga, kampung halaman dan sendirian berjuang menghadapi beratnya masa-masa kuliah.

Keterbatasan finansial, minimnya fasilitas dsbnya sempat melemahkan semangat. Kegagalan demi kegagalan pun dengan besar hati diterima, lantaran jurusan yang diinginkan tidak sesuai dengan harapan. Berkat keyakinan pada Sang Maha Kuasa, ketekunan dan kerja keras, perjuangan meraih Toga mampu mengukir sejarah kesuksesan yang luar biasa bagi kehidupan penulis. Simak 25 kisah penulis Indonesia yang berjuang dalam Antologi TOGA UNTUK NEGERI.

***

Masih ingatkah, akan event dahsyat satu ini? Toga untuk Negeri adalah sebuah event yang berisikan pengalaman terbaik dari kontributor dalam menjalani pendidikannya masing-masing. Secara kebetulan event ini dilangsungkan bersamaan dengan awal-awal aku menjalani orientasi melanjutkan kuliah S1, hal yang baru sempat kulakukan setelah menjadi ibu dari dua anak.

Awanya aku ingin sekali ikut event satu ini. Dengan beberapa pertimbangan, akhirnya terpaksa kubatalkan. Alasan utamanya karena jumlah kontributor yang sudah melebihi batas maksimal. Namun, akhirnya aku berhasil ikuti event berikutnya dari PJ yang sama.

Seperti setiap event Nubar, selalu ada satu pilihan naskah terbaik. Penasaran siapa yang menjadi naskah terbaiknya? Ini dia:

“Kalau hanya bicara tentang akademis, aku sama sekali tak punya kendala mengikuti perkuliahan. Nilai mata kuliahku cukup bagus; A, B, dan hanya satu mata kuliah saja yang C. Kendalaku hanya satu, dan sudah kukabarkan dari awal, yaitu masalah keuangan. Semenjak aku tak bisa lagi nebeng ke kampus dengan temanku, aku harus memutar otakku agar aku dapat dengan selamat dan tidak terlambat sampai ke kampus setiap pagi. Aku letih menyiasatinya, namun aku yakin Allah pasti melihat usahaku.” (Sungguh Pertolongan Allah Amat Dekat oleh Finny Anita)

Wah, selamat, ya, Mbak Finny. Mbak satu ini tak hanya aktif sebagai kontributor nubar, tapi aku juga mengenalnya karena beberapa kali di dalam satu komunitas kepenulisan yang sama. Tampaknya memang sudah terlatih menulis. Sekali lagi selamat, ya.

Siapapun yang menjunjung tinggi pendidikan, mari miliki buku ini. Bisa juga sebagai bekal semangat untuk anak-anak kita mencapai impiannya. Langsung wapri ke manajer area Sumatera-nya ya, ke 085273642724. Sip.

0Shares

Tinggalkan Balasan