USG

Surat untuk Putraku (Part 8)-Episode Perkembangan Janin oleh Emmy Herlina

Surat untuk Putraku (Part 8)

Episode Perkembangan Janin dalam Kandungan

Part sebelumnya di https://parapecintaliterasi.com/surat-untuk-putraku-part-7-be-yourself-oleh-emmy-herlina/

Farris sayang. Kali ini Ummi akan menuliskan surat cukup panjang. Namun berisi pengetahuan yang penting untukmu, untuk semua manusia terutama yang masih dalam pencarian jati diri. Masih ingat yang Ummi sampaikan di surat lalu, Nak? Jangan hiraukan kata dunia. Jadilah dirimu sendiri. Versi terbaik dari dirimu. Untukmu dan untuk mencapai rida-Nya. Karena Dia-lah yang menciptakanmu, menitipkanmu ke dalam perut Ummi, 9 bulan lamanya.

Di dalam “Teruntuk Putriku, Sophia”, aku sudah bercerita, bahwa manusia diciptakan dalam enam tahapan, seperti yang dikisahkan dalam Al Quran, surat al-Mu’minun ayat 12-14; ”dan, sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian, Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan segumpal darah. Lalu, segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Lalu, tulang belulang itu Kami bungkus daging. Kemudian, Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain ….”

Kau pun harus memahami dari mana asalmu, Nak. Bagaimana tahapan itu hingga kau bisa menjadi sosok manusia yang utuh. Ummi akan coba rangkum secara singkat untuk kau pahami.

Tahap pertama penciptaan janin disebut “Sulalah” dimulai dari saripati mani. Allah swt menjelaskan bahwa manusia diciptakan “dari saripati air yang hina (air mani).” Dari sperma yang bertemu ovum menjadi alaqoh (segumpal darah). Inilah tahapan kedua. Berlanjut tahap ketiga, dari segumpal darah menjadi segumpal daging (mudghah). Tahapan keempat yaitu tumbuhnya tulang belulang. Kemudian tulang ini dibalut dengan daging kembali, yang merupakan tahap kelima. Terakhir di tahap keenam, janin akan berubah menjadi bentuk yang lain.

Seperti perkembangan janin dalam ilmu kedokteran. Janin yang menjadi cikal bakal seorang manusia, tumbuh dan berkembang dalam rahim seorang ibu selama 40 minggu. Setelah mengalami proses pembuahan, yaitu bertemunya sel telur dengan sperma, maka akan terbentuk jaringan yang terdiri dari 100 sel yang nantinya akan menjadi cikal bakal janin. Setelah membelah dan memperbanyak sel, calon janin atau embrio tersebut akan menempel pada rahim, yaitu tempat tumbuh kembangnya selama kehamilan terjadi.

Memasuki minggu kedua, sel yang dimiliki embrio sebanyak kurang lebih 150 sel yang membentuk tiga lapisan, yaitu endoderm, mesoderm dan ectoderm. Lapisan inilah yang akan menjadi organ serta bagian tubuh dari bayi, seperti otot, tulang, jantung, sistem pencernaan, sistem reproduksi dan sistem syaraf. Pada minggu ketiga, embrio melakukan pembelahan dan perbanyakan sel. Lapisan terluar dari embrio akan membentuk plasenta atau ari-ari.

Akhirnya kehamilan ibu memasuki trimester kedua, berurutan terbentuk tangan, paru-paru, kemudian embrio sudah bisa disebut janin karena sudah memiliki bentuk serta wajah seperti manusia pada minggu ke-8. Semakin lama jantung semakin sempurna, lalu terbentuklah sel tulang untuk pertama kali. Tulang wajah mulai terbentuk pada kehamilan minggu ke-11. Begitu juga dengan kuku, berlanjut organ dan sistem tubuh yang ada pada orang dewasa, akhirnya dimiliki semua pada janin.

Pada minggu ke-16, janin sudah bisa dilihat jenis kelaminnya, apakah laki-laki atau perempuan. Pada kehamilan minggu 18-22, tulang yang keras sudah menggantikan tulang rawan pada janin. Janin juga sudah mulai mendengar dan memberikan respon berupa tendangan dan lainnya. Ummi ingat, tendanganmu aktif sekali, Nak. Sekalipun Ummi masih menyusui kakakmu, kau tetap kuat di dalam kandungan.

Berkembanglah organ tubuh lainnya, seperti pankreas dan paru-paru hingga semua organ dan sistem tubuh sudah semakin matang. Akhirnya trimester ketiga dimulai. Gerakan dan tendangan janin akan semakin kuat pada kehamilan minggu 32-36. Barulah setelah kehamilan memasuki minggu 37-40 merupakan minggu-minggu terakhir kehamilan. (Sumber: Hello Sehat)

Itu dia. Bagaimana menurutmu, Nak? Menakjubkan sekali perkembangan janin, bakal buah hati di dalam rahim ibunya, bukan?

Bandar Lampung, 1 Mei 2020 (8 Ramadan 1441 H)

nulisbareng/EmmyHerlina

0Shares

2 comments

Tinggalkan Balasan