Sophia dan Farris

Surat untuk Putraku (Part 18): Dia yang Berulang tahun di bulan Mei oleh Emmy Herlina

Surat Kedelapan Belas: Dia yang Berulang Tahun di Bulan Mei

Part sebelumnya https://parapecintaliterasi.com/surat-untuk-putraku-part-17-nuzulul-quran-dan-perintah-membaca-oleh-emmy-herlina/

Hari ini tepat miladnya sepupumu, Bariq. Sepupumu yang hanya berjarak tiga bulan dari kakakmu. Kalau mereka berdua terlahir di hari yang sama, maka denganmu terlahir di bulan yang sama.

Ummi terkejut waktu pulang kerja, kakak Sophia dan Farris melaporkan pada Ummi, baru saja mendapatkan bingkisan dari sepupu kalian tersebut. Enggak cuma itu, sore harinya juga kalian dapat kiriman kue plus pizza. Wah, luar biasa. Makasih yaaa, untuk kakak Bariq.

Berbicara tentang kue ulang tahun, tiap tahun Ummi pasti memikirkan apa yang bisa Ummi berikan kepada kedua anak Ummi. Akan memesan kue ulang tahunkah, membagikan bingkisankah, atau hanya tiup lilin sederhana saja.

Ah, Ummi jadi merasa bersalah saat kita bersama-sama melihat foto-foto ulang tahun kakakmu. Di ultah kakakmu, selalu ada kue ulang tahun dengan beragam karakter berbeda. Sementara pada ultahmu, ternyata jarang ada kue ulang tahun.

Bukan apa-apa, ini dikarenakan ultahmu seringkali bertepatan dengan bulan Ramadan. Jadi kita merayakan ultahmu pada saat menahan lapar dan haus, Nak, makanya Ummi putuskan tidak ada kue ulang tahun. Melainkan kue diganti dengan makanan lainnya.

Pada perayaan ultahmu yang pertama, Ummi masih mencarikan kue ulang tahun. Saat itu kue ultahmu bertema karakter Star Wars, dengan pernak-pernik yang menjadi mainanmu. Namanya juga perayaan pertama, Ummi juga membagi-bagikan bingkisan pada tetangga sekitar rumah untuk menyenangkan hati anak-anak di sekitar rumah kita.

Kemudian pada perayaan ultahmu yang kedua, Ummi juga masih menyediakan kue ulang tahun. Saat itu kue ultahmu berwarna hijau seperti lapangan bola dan bertemakan karakter Mickey Mouse. Tapi kali ini, tidak ada pembagian bingkisan lagi, kita hanya rayakan dengan berbagi di panti asuhan.

Baru akhirnya di perayaan milad yang ketiga maupun yang keempat, keduanya jatuh di bulan Ramadan. Jika di ultah ketiga, Ummi menyiapkan tiga buah burger, untuk dinikmati anak-anak. (Orang tuanya berhubung lagi puasa jadi enggak kebagian, hiks). Maka di ultah keempat, Ummi menyiapkan seloyang pizza, dilengkapi puding koktail. Sengaja dihadirkan menjelang berbuka. Jadi kita bisa sama-sama menikmatinya, Nak. Ummi bersyukur, kamu pun menikmatinya, Nak.

Oya, Ummi juga berbagi bingkisan bukaan untuk teman-teman kerja di ruangan Ummi, Nak. Agar semua dapat menikmati, Ummi pilih sajian yang bisa dinikmati hingga waktu berbuka. Tepatnya pada miladmu yang ketiga, Ummi menyiapkan ini. Berbagi itu indah, bukan.

Nah, di perayaan miladmu yang kelima nanti, mau bagaimana, ya? Karena sepertinya masih di bulan Ramadan. Hihi. Apapun itu, yang penting Ummi ingin membahagiakan anak-anakku tersayang.

Bandar Lampung, 11 Mei 2020 (18 Ramadan 1441 H)

nulisbareng/EmmyHerlina

0Shares

One comment

Tinggalkan Balasan