Senyum, Cinta, Bahagia oleh Nopiranti

SENYUM, CINTA, BAHAGIA

(Nopiranti)

S.ebentuk bulan sabit terlukis indah di wajahku.

E.nergi positif kusebarkan pada segenap makhluk Tuhan.

N.oda kelam yang selimuti hati pun rontok meluruh tersapu sinar cemerlangnya.

Y.akinkan jiwa tentang hidup yang indah bila dijalani penuh rasa syukur.

U.ntukmu yang sedang merasa gundah gulana, paksakanlah mengurai senyum.

M.antra ajaib yang akan mengubah gelapnya pandang dan beratnya beban menjadi bentangan jalan yang lapang benderang dan ringannya rasa menjalani garis takdir.

C.erita hidup tak selamanya berbunga, mewangi, dan layak dipajak di etalase hati.

I.ngatan terkadang penuh dengan pedih perih luka lebam yang layukan jiwa.

N.amun lihatlah bentangan nabastala dengan terang dan gelapnya, mentari dan rembulannya, pancaran panas dan derai hujannya: mengajarkan bahwa roda hidup itu berputar.

T.ataplah bayang sendiri di cermin, peluk dan ucapkan terima kasih atas kesetiaannya mendampingi hari yang mudah dan sulit.

A.khir hidup yang penuh kebaikan, itulah sebaik-baik cita yang patut kita perjuangkan dan ditukar dengan kelelahan, kekurangan, lelehan air mata, dan tetesan darah.

B.ismillah, mulakan semua laku dengan menyebut nama-Nya yang maha pengasih dan maha penyayang.

A.llah rabbul Izzati, tempat kita memohon limpahan kebaikan dan berlindung dari sapuan badai keburukan.

H.anya Allah yang maha tahu labirin benak dan hati kita yang berliku dan penuh kelok.

A.krabkan diri dengan sentuhan cinta dan belaian sayang-Nya yang seringkali merupa derita yang hadirkan putus asa ataupun kehilangan yang munculkan rasa tak percaya.

G.elombang kebahagiaan tak lantas membuat diri lalai seperti pula hantaman kesedihan yang bertubi tak harus menjadikan jiwa rapuh meluruh.

I.mbangi wisata dunia yang sering melenakan dengan lebih banyak mengunjungi stasiun-stasiun rasa yang akan semakin mendekatkan diri pada Sang pemilik hidup.

A.gar indah segala kisah kita jelang, sekarang yang fana dan nanti yang abadi: dalam naungan cinta Allah yang hakiki.

Senin, 23 November 2020.

NulisBareng/Nopiranti

0Shares

Tinggalkan Balasan