Sekilas Tentang Mbok Jun, Pecinta Literasi Asal Pontianak

Sekilas Tentang Mbok Jun

Mbok Jun, panggilan teranyar si emak dengan nama asli Juniawati.  Panggilan Mbok Jun ini melekat ketika bergabung di IAIN Pontianak. Kampus yang mengenalkan Mbok Jun pada dunia penulisan tepatnya saat sarjana strata satu (S-1) pada jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Panggilan si Mbok terdengar seperti Ibu bagi orang Jawa, tapi bagi orang Melayu Pontianak Mbok berarti Kakak. Banyak yang mengira Mbok Jun kelahiran Jawa, karena panggilannya itu. Namun siapa yang menyangka kalau pencinta warna merah ini berdarah Bugis.

Pengalaman pertama dalam dunia penulisan, ketika zaman putih abu-abu. Berbekal bacaan dan belajar otodidak, Mbok Jun memberanikan diri mengirim naskahnya ke majalah Islami tapi tapi belum berhasil. Mbok Jun tidak patah semangat, keinginannya untuk mengenal dunia penulisan terjawab semasa kuliah di jurusan KPI STAIN Pontianak yang kini menjadi IAIN.

Tulisan pertama Mbok Jun dipublikasikan di koran lokal dalam rubrik opini. Terus berlanjut hingga Mbok Jun menjadi penulis news dan feature saat magang di media cetak dan menghantarkan emak anak tiga ini sebagai jurnalis radio swasta pada semester akhir.

Masa kuliah yang penuh tantangan menulis, Mbok Jun dilibatkan dalam beberapa kegiatan penulisan Dosen di daerah hingga Skripsi Mbok Jun mendapat kesempatan dimuat dalam jurnal ilmiah Khatulistiwa yang digawangi civitas IAIN Pontianak. Sejak itu, Mbok Jun makin mencintai dunia penulisan.

Alhamdulillah selang beberapa bulan pasca meraih gelar sarjana Sosial Islam (S.Sos.I), Mbok Jun mendapat kesempatan menjadi abdi negara di kampusnya. Peluang ini Mbok Jun maksimalkan dengan terus menulis opini di media cetak, sembari ikut belajar mempresentasikan makalah dalam seminar dan melakoni tugas sebagai staf perpustakaan jurusan.

Bak dayung bersambut, dunia kepenulisan kembali memberikan keberuntungan pada emak yang menyukai kisah human interest ini menyusuri takdirnya sebagai mahasiswa S-2 di Malaysia dalam bidang Komunikasi dan media. Cuplikan perjuangan Mbok Jun di tanah Melayu-Malaysia terekam dalam event antologi Toga Untuk Negeri.

Perempuan yang juga hobi traveling semakin dimanjakan oleh tulisan. Sejak tahun 2009 beberapa kisah perjalanan Mbok Jun menghiasi beberapa buku Antologi kisah perjalanan yang diterbitkan IAIN Pontianak.  

            Kisah perjalanan hasil terjun langsung ke masyarakat di berbagai daerah dan beragam latar belakang. Salah satu catatan perjalanan yang berkesan adalah kisah Kampung Beting Riwayatmu Kini. Sebuah kampung di salah satu kecamatan di Pontianak yang mendapat stigma negatif, karena di sana banyak beredar narkoba. Kisah Kampung Beting terus Mbok Jun dalami dalam beberapa kesempatan penelitian hingga Mbok Jun dan tim mendapat kesempatan dalam program pengabdian masyarakat tingkat nasional.

            Kampung yang juga tak kalah menarik perhatian adalah Desa Durian. Sebuah kampung yang kini masuk dalam satu kabupaten di Kalimantan Barat menjadi tempat warga madura mengamankan diri dari peristiwa kerusuhan antar etnik beberapa tahun silam. Mbok Jun melihat dari perspektif komunikasi masyarakat di sana dengan judul Komunikasi Sosial: Warga Madura di Desa Durian.

            Alhamdulillah Mbok Jun juga berkesempatan mempresentasikan tulisannya dalam seminar nasional dan Internasional. Atas izin Allah Swt Mbok Jun telah menerbitkan 2 buku solo dan beberapa buku referensi. Hal yang paling berkesan saat ini, Mbok Jun telah berkenalan dengan Nulis bareng (Nubar) Rumedia.

            Sebuah anugerah spesial bagi Mbok Jun, sebab telah dipertemukan dengan beberapa event Antologi Rumedia yang digelar beberapa PJ. Tak terasa dalam dua tahun terakhir Mbok Jun ikut membersamai lebih dari 10 Event Antologi Rumedia. Event antologi dengan aneka genre yang digelar para PJ Rumedia yang super. Salam takzim dan terima kasih kepada Mbak Emmy selaku Manajer area Sumatera dan Founder Rumedia Ilham Alfafa yang memberikan kesempatan Mbok Jun belajar menulis dan menjadi PJ beberapa Antologi. Event antologi Toga Untuk Negeri, Great Mistake, Lebaranku Di-Lockdown, dan terkini event antologi Detik-Detik Bersama My Beloved. Sungguh nikmat yang besar, bisa menjadi bagian dari geliat literasi Rumedia. Semoga Mbok Jun dapat terus berkonstribusi bagi kemajuan keluarga besar Rumedia. Amin.

Nulisbareng/Juniawati

0Shares

Tinggalkan Balasan