Sang Pecandu Literasi Asal Sukabumi

Saya Nopiranti. Boleh panggil saya Nopi atau Ranti. Tapi, kalau boleh memilih sih saya lebih suka dipanggil Ranti. Terdengar lebih akrab saja. Karena dari kecil saya sendiri juga keluarga dan teman dekat biasa memanggil Ranti.

Saya lahir di Sukabumi, Jawa Barat, hampir 41 tahun yang lalu. Tepatnya 8 November 1980. Semoga Allah masih memberi rezeki usia yang berkah untuk bisa terus mendampingi keluarga kecil tercinta di rumah. Keluarga yang semoga selalu bahagia dan berlimpah karunia dan rida Alllah. Aamiin ya Rabb.

Sehari-hari saya mengajar Bahasa Inggris di sebuah SMP swasta dekat rumah. Menjadi guru awalnya bukan cita-cita saya. Tapi takdir Allah selalunya yang terbaik. Waktu menggiring saya untuk banyak beraktivitas bersama para siswa dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Mau tidak mau sayapun harus terus belajar dan belajar agar apa yang saya ajarkan pada para siswa merupakan ilmu yang baik, berkah, dan bermanfaat. Aamiin.

Sejak SD saya suka menulis. Terutama menulis puisi dan cerpen. Awalnya saya menulis hanya untuk konsumsi sendiri. Saya tulis dan saya baca sediri. Belum percaya diri untuk memperlihatkan hasil karya pada dunia luas. Namun sebuah pencerahan datang saat saya mulai aktif bermedsos khususnya di Facebook.

Saya merasa sayang saja jika mengunggah tulisan di medsos hanya sekedar curhatan atau keluh kesah yang kurang ada manfaatnya. Maka saya mulai memberanikan diri untuk menulis kisah-kisah keseharian dengan muatan motivasi dan inspirasi. Bukan bermaksud menggurui orang lain. Tapi, semua tulisan itu saya jadikan nasihat untuk diri saya sendiri. Syukur-syukur jika pembaca juga bisa mendapat pencerahan dari tulisan saya. Alhamdulillah.

Buat saya, menulis itu candu. Tapi candu yang baik yang bisa mendatangkan kebahagiaan dan ketenangan lahir dan batin. Sebab dengan menulis saya belajar mengabadikan kenangan. Agar semua hikmah bisa abadi di kenang zaman. Tidak hilang pupus musnah begitu saja di telan waktu.

Nulisbareng/Nopiranti

0Shares

Tinggalkan Balasan