Novel Emmy

Refleksi oleh Emmy Herlina

Pernah suatu hari
Aku mematut diri
Pandangi bayangan di hadapan mata
Wajahku yang memantul sempurna

Hebatnya cermin ini terkadang bisa menipu
Refleksi yang terpancar bisa jauh berbeda
Memang secara fisik tampilannya jujur
Namun apa yang terjadi di hati
Bisa dengan ahlinya ia sembunyikan
(Pantulan Cermin Diri karya Emmy Herlina)

Beberapa hari lalu, saya memasang pilihan cover untuk calon bukuku yang terbaru. Saya minta teman-teman di sosial media untuk bantu memilih, mana cover terbaik. Walau hasil akhirnya ternyata, yang dipilih adalah warna yang berbeda, masih sesuai kesepatan teman-teman penulis yang lain.

Selama ini saya tidak mau terlalu ambil pusing urusan cover. Saya serahkan pada pihak penerbit dan percayakan sepenuhnya. Apalagi ini bukan buku solo, melainkan antologi bersama. Walau sebenarnya kali ini bukanlah merupakan antologi dari event Nubar (nulis bareng).

Antologi Puisi
Sumber: whatsapp group

Selain menjadi manajer area Sumatera di Nubar, saya juga masih tergabung di beberapa komunitas kepenulisan lainnya. Meski tidak semuanya bisa tetap aktif. Tapi saya senang berada di tempat penuh wawasan dan teman-teman baru.

Kalau boleh jujur, saya sudah mulai mengurangi seiring dengan padatnya aktivitas saya. Jangankan itu, bahkan hampir saja saya tidak tergabung dalam antologi puisi yang covernya saya minta bantuan teman pilihkan.

Padahal temanya sesuai sekali dengan minat saya, yaitu tentang mencintai diri sendiri. Maklum saja, sebagai seorang yang dulunya seringkali terpuruk dan merasa diri tidak berharga, saya baru mulai belajar mencintai diri di usia sudah memasuki kepala tiga.

Tahu lagu Reflection yang dipopulerkan oleh Christina Aguilera dan merupakan soundtrack film Mulan?

Nah, lagu ini benar-benar merefleksikan pikiran saya tentang diri sendiri.  Betapa sulit untuk jujur pada diri sendiri sesulit berusaha mencintai diri. Pas banget, tema yang saya diangkat di novel pertama saya, juga tentang ini. Lihat saja judulnya; “You Deserve to be Happy, Sasha!”

Alhamdulillah, novel yang saya hasilkan dari cerpen yang ditolak editor ini, akhirnya bisa mendapatkan pengakuan dari teman-teman, padahal saya tidak percaya diri juga dengan isinya. Intinya, banyak yang mengatakan ceritanya bagus. Barangkali saya akan membuat review tersendiri tentang novel ini.

Barangkali juga, mungkin saya akan buat event Nubar dengan tema mencintai diri sendiri, sekaligus membuat buku solo dengan tema yang sama, who knows?

Ya sudah, kalau untuk sekarang, silakan sekali lagi nikmati lantunan suara saya yang alakadarnya:

View this post on Instagram

30 Hari Mencari Cinta (untuk Diri Sendiri) #22 Episode "Tentang Aku" . Siapa aku? Kau panggil aku: "Emmy" Tapi itu hanya sebuah nama Yang tercantum dari mulai akta, KTP hingga Kartu Keluarga . Saat ada yg melihatku sedang duduk sendirian Terpisah ruangan dari teman-teman Biasanya akan langsung menilaiku pendiam . Begitu ada musik yang mengambil alih jiwa Dengan suara lantang aku bernyanyi dan menikmati Dikatakan orang, memiliki kepercayaan diri tinggi . Bukankah aku juga orang yang sama Yang pernah menginginkan kematian Pada suatu titik kegelapan Dan dibilang orang, berakal pendek . Sialnya lagi ketika di hari terburukku Aku terlepas emosi Inner child langsung mengambil alih Lantas saja semua mata yang memandang menganggapku seorang "galak" atau mungkin "kekanak-kanakan". . Lain hal lagi ketika kebetulan sisi "adult" yang meraja Sosok yang mampu berkata-kata bijak Lantas mengambil alih sosial media dan menuliskan semua nasihat Ada saja yang kemudian mengagumi dan menganggapku sosok dewasa yang "bijak". . Ah, mungkin kalian benar. Itu semua adalah diriku. Bukan sekedar berbagai topeng yang kukenakan. . Aku bisa menjadi bijak sekaligus kekanak-kanakan Aku bisa menjadi pendiam sekaligus periang Aku bisa menjadi pintar atau sebodoh-bodohnya orang Aku bisa menjadi pelupa sekaligus pengingat detail Aku bisa merajut kepercayaan diri juga bisa meruntuhkannya dalam sekejap . "I can fool the world but I can't fool my heart." Pada akhirnya aku cuma satu dari milyaran manusia di dunia, Yang mempunyai kedua sisi, positif negatif, Yang berharap dilihat tanpa segala embel-embel yang melekat, Yang ingin menjadi lebih baik dari aku yang dulu, Yang berusaha mencintai diri sendiri kemudian lingkungan sekitar. . @30haribercerita #30haribercerita #30HBC1922 #30harimencaricintauntukdirisendiri #CloverlineAuthor #JanuaryChallenge #smuleindonesia #loveyourself #smule #ChallengeMenulis #NubarSumatera #instasmule #smule #singing #tulisanemmy

A post shared by Emmy Herlina (@emmy.herlina) on

Oya, jika ada yang berminat dengan bukunya, boleh banget, ya. Cuz wa 085273642724. Boleh juga kepoin buku solo saya yang minggu ini fix akan tiba di tangan.

Bandar Lampung, 6 Juli 2020

nulisbareng/EmmyHerlina

0Shares

Tinggalkan Balasan