Protein

Protein, Gizi yang Penting untuk Pertumbuhan oleh Emmy Herlina

Protein, Gizi yang Penting untuk Pertumbuhan (Emmy Herlina)

Kawan, tahukah kamu, mengenai prinsip gizi berimbang? Prinsip memakan makanan tidak asal makan, namun juga harus memperhatikan keseimbangan gizinya. Ada 4 pilar gizi berimbang yang penting untuk diketahui, yaitu pola makan dengan gizi berimbang (mengandung cukup Karbohidrat, Protein, Lemak, Sayur dan Buah-buahan), menjaga kebersihan antara makanan yang kita makan serta alat-alat makan yang digunakan, menjaga aktivitas fisik agar seimbang kalori yang dimakan dengan yang dikeluarkan, yang tak kalah penting adalah menjaga berat badan. Keempat pilar yang harus menjadi fokus saat kita memasukkan sesuatu ke dalam mulut untuk dimakan, supaya tetap menjaga tubuh agar sehat.

Salah satu gizi yang penting adalah protein. Mari kita simak, cerita singkat tentang Protein, yuk.

Istilah protein berasal dari bahasa yunani yaitu proteos, yang berarti yang utama atau yang didahulukan. Kata ini di perkenalkan oleh ahli kimia Belanda, Gerardus Mulder (1802-1880). Ia berpendapat bahwa protein adalah zat yang paling penting dalam setiap organisme.

Protein adalah bagian dari semua sel hidup dan merupakan bagian terbesar tubuh setelah air. Seperlima bagian tubuh adalah protein separuhnya ada di dalam otot, seperlima dalam tulang dan tulang rawan, Sepersepuluh dalam kulit dan selebihnya dalam jaringan lain dan cairan tubuh. Di samping itu, asam amino yang membentuk protein bertindak sebagai prekursor, sebagian besar koenzim, hormon, asam nukleat, dan molekul-molekul esensial untuk kehidupan.

Molekul protein tersusun atas satu rantai asam amino tunggal yang dihubungkan oleh ikatan peptide. Rantai ini terlipat dalam berbagai cara dan terbentuklah ikatan antara asam-asam amino yang terletak saling berdampingan, umumnya melalui ikatan hydrogen antara atom oksigen dan nitrogen, atau melalui interaksi antar-rantai samping.

Lipatan dan ikatan silang (cross linking) memberikan:

  • Kekuatan dan elastisitas pada protein structural tertentu
  • Lokasi reaktif untuk reseptor atau aktivitas enzim

Klasifikasi Asam Amino diketahui sebagai berikut:

  • Asam Amino Essensial

Tubuh tidak mampu membuat sembilan macam asam amino yang digunakan dalam sintesis protein, maka asam amino ini harus diperoleh dari makanan. Asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga harus didapat dari konsumsi makanan ini dinamalan asam amino essensial atau tidak tergantikan (indispensable).

Jenis-jenis asam amino ini, yaitu :

  1. Leucine
  2. Isoleucine
  3. Valine
  4. Lycine
  5. Histidine
  6. Methionine
  7. Threonine
  8. Phenylalanine

Selain itu, ada beberapa asam amino lain yang dapat disintesis oleh tubuh dalam kondisi normal, asalkan molekul prekursor yang diperlukan tersedia.

Asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh dari asam amino yang lain ini disebut juga sebagai asam amino tidak tergantikan (atau esensial) karena kondisi.

Jenis-jenis asam amino ini, yaitu :

  1. Glisin
  2. Glutamin
  3. Alanine
  4. Sisteine
  5. Arginine
  6. Prolin
  • Asam Amino Non Essensial

Asam amino sisanya dapat dibuat dari molekul intermediat metabolic yang tidak membatasi, sehingga asam amino tersebut tidak perlu disediakan melalui makanan. Asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh melalui aminase reduktif asam keton/transminase. Asam amino ini disebut juga asam amino non essensial.

Jenis-jenis asam amino ini yaitu :

  1. Serin
  2. Alanin
  3. Asparagin
  4. Aspartic Acid
  5. Glutamat Acid
Organ/lokasiSekresiProses dan hasil
Mulut/gigi/gerakan mengunyahSalivaMelumasi makanan, memungkinkan pemecahan menjadi potongan yang lebih kecil.
LambungAsam klorida (HCl) PepsinogenHCl: Mendenaturasi proteinMengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin pada pH < 4   Pepsin: Memecah rantai polipeptida menjadi unit yang lebih kecil à polipeptida yang lebih pendek.
PankreasBikarbonat Enzim pankreas: TrypsinogenKimotripsinogenKarboksipeptidaseEndopeptidase  Bikarbonat: Meningkatkan pH (menjadi sekitar 7,5) sehingga memungkinkan enzim bekerja   Tripsin (dibentuk dari trypsinogen): Memutus polipeptida yang memiliki asam amino terminal basa.Mengaktifkan enzim proteolitik lain.   Kimotripsin: Memutus polipeptida yang memiliki asam amino terminal netral.   Karboksipeptidase: Mengeluarkan asam-asam amino dari terminal karboksi rantai peptide   Endopeptidase: Menyerang ikatan di dalam rantai peptide
Usus halusEnterokinasi (juga disebut enteropeptidase) AminopeptidaseEnterokinasi: Mengaktifkan tripsin dan endopeptidase   Aminopeptidase: Memecah rantai peptide kecil (tripeptide dan dipeptide) secara sempurna saat rantai tersebut melewati mukosa usus.
Proses Pencernaan Protein dalam Tubuh Manusia
  • Beberapa hal ini adalah fungsi dari mengkonsumsi protein, yaitu: untuk perbaikan dan pertumbuhan, sebagai pembentuk antibodi/kekebalan tubuh, sebagai sumber energi, membantu metabolisme tubuh serta memfasilitasi reaksi kimia

Ketersediaan protein nabati di seluruh dunia relatif konsisten. Sekitar 50 g/orang/hari. Akan tetapi, ketersediaan sumber protein hewani sangat berbeda-beda, dari <5 sampai 50 g/orang/hari, yang paling tinggi terdapat di sebagian besar negara Barat.

Protein umumnya menyumbang 10-12 % energi, kecuali jika makanan pokok yang dimakan mengandung hanya sedikit protein, seperti ubi kayu.

Bahan MakananNilai Protein (gram/100gram)
Spirulina57
Dada ayam31
Ikan tuna29
Daging sapi26
Keju25
Kacang hijau24
Paha ayam24
Tempe19
Ikan secara umum17,76
Telur13
Yoghurt10
Tahu8
Sumber Makanan Protein yang Cukup Tinggi

Penetapan besarnya kebutuhan protein pada tiap orang tidaklah mudah, disebabkan tiga hal:

  1. Defisiensi protein, yang selayaknya digunakan sebagai dasar perhitungan kebutuhan, ternyata merupakan kondisi yang tidak spesifik, mempengaruhi banyak proses, sukar didefinisikan dan oleh karenanya tidak dapat digunakan sebagai patokan.
  2. Tubuh dapat beradaptasi dengan berbagai tingkat asupan protein dan metabolisme protein dipengaruhi oleh tingkat asupan energi.
  3. Metode yang ada tidak dapat mengukur dengan tepat, dan bergantung pada studi keseimbangan, yang jarang mencakup semua komponen dalam aliran protein (fluks protein).

Untuk penetapan Referensi Asupan Gizi (RNI) protein, angka ini setara dengan 56 g/hari untuk peria dewasa dan 45 g/hari untuk wanita dewasa.

Kekurangan protein dapat menyebabkan beberapa penyakit, di antaranya adalah Kwasiorkor dan Marasmus. Keduanya adalah penyakit yang menandakan kekurangan gizi.

Ini dia, dampak dari kekurangan protein: sel-sel dan jaringan tubuh tidak dapat terbentuk dengan baik, berpengaruh pada kerontokan rambut, menurunkan imunitas hingga menyebabkan gangguan otak, pada anak akan berpengaruh pada pertumbuhan yang terlambat, dan pada proses penyembuhan luka berarti akan memperlambat prosesnya.

Namun, di sisi lain, kelebihan protein juga tidak baik. Kelebihan asam amino memberatkan ginjal dan hati yang harus memetabolisme dan mengeluarkan kelebihan nitrogen. Kelebihan protein akan menimbulkan asidosis, dehidrasi, diare, kenaikan amoniak darah, kenaikan ureum darah, dan demam.

Jadi, kesimpulannya, bahwa protein sangatlah penting, terutama bagi pertumbuhan. Kunci dari manfaat protein adalah pada asam amino yang dihasilkan dari makanan dan dimanfaatkan secara efisien oleh tubuh, untuk menjalankan berbagai macam fungsi.

Selain itu, protein merupakan penghasil energi terbesar. Dengan adanya protein dalam tubuh, maka tubuh akan merasa tetap segar. Tetapi yang harus diperhatikan asupan protein untuk tubuh haruslah seimbang, tidak boleh kekurangan dan tidak boleh pula kelebihan. Baik kelebihan maupun kekurangan asupan protein dapat menimbulkan penyakit.

Jadi, tetap usahakan makan dengan menu gizi berimbang, ya. Apapun jenis gizinya, kekurangan maupun kelebihan tidak baik untuk tubuhmu.

(tulisan ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas di mata kuliah Dasar Ilmu Gizi yang sedang saya ikuti, dalam rangka sedang berjuang di bidang public health wanna be, support, dong, jika kamu ingin saya berbagi ilmu lainnya yang pasti akan bermanfaat untuk kesehatan.)

nulisbareng/EmmyHerlina

0Shares

37 comments

  1. Apalagi protein penting sekali untuk anak² dalam masa pertumbuhan ya mbak♥️. Telur selalu jadi andalan saya ketika malas untuk memasak😊. Protein dalam telur didapatkan dengan harga yang ekonomis dan memasaknya pun mudah🤗😆

  2. Kuncinya harus seimbang ya Mbak. Tempe juga lumayan ya kandungan proteinya. Terima kasih ilmunya Mbak Emmy, sangat bermanfaat sekali ini, jadi lebih paham tentang manfaat protein bagi tubuh dan juga kekurangannya jika dikonsumsi terlalu berlebih.

  3. Terimakasih mbak Emmy, penting banget nih…. Baca tentang protein yang penting untuk pertumbuhan sangat ingt dengan pemenuhan kebutuhan bagi anak-anak. Juga teringat orangtua saat ada yang terluka, dokternya selalu mengingatkan utk konsumsi makanan untuk mempercepat menyembuhnnya…

  4. Wah tabelnya bermanfaat banget. Aku baru tahu tempe lebih tinggi proteinnya daripada tahu. Eh gimana nulisnya…haha…Ayam pun beda-beda ya…

  5. Iya, dsa anak saya juga ngingetin terus penting’y protein utk anak2 d masa pertumbuhan. Selalu d bilang banyakin makan protein anak’y biar pertumbuhan’y bagus. Makasi sharing’y mba..

  6. Wah, ternyata penjelasan mengenai protein pun kompleks juga ya. Biasanya hanya sebatas membedakana antara protein hewani dan nabati aja, huehehe … Semoga perkuliahannya lancar ya, Kak …

  7. Lengkap sekali penjelasannya Mbak dan sangat bermanfaat. Terima kasih ya, jadi tahu tentang protein dan metabolismenya dalam tubuh.

  8. Saya langsung teringat spirulina yang sedang heboh, pantesan ya mb emmy ternyata memang tinggi protein dalam spirulina ini. Penting banget tulisannya mb Emmy terus menulis yang tidak semua orang memahami tentang gizi ya mb. Sukses juga tugasnya.

  9. Masya Allah jadi belajar banyak tentang gizi membaca tulisan ini Mba. Bermanfaat banget buat saya karena masih punya balita yang perlu banyak asupan protein untuk pertumbuhan. Dan baru tahu ternyata tempe kandungan proteinnya lebih tinggi ya dibanding ikan biasa? gpp kalau gitu ya sesekali diseling tempe untuk protein ? ga harus selalu daging ikan ayam atau sapi.

  10. Ini info yang penting. Saya ga pernah ngitung-ngitung nilai gizi makanan, termasuk protein. Makasih infonya mbak 😊

  11. makasih pencerahannya.. baru ngerti kenapa asam amino sering diarusutamakan. Ternyata penting bagi pembentukan protein. Dan spirulina tinggi sekali ya kandungan proteinnya

  12. Hmm.. Pembahasannya keren banget.. Detail.. Auto refresh pelajaran biologi yang udah lama banget.. Hehe..

    Aku juga ini mau MPASI, jadi lagi belajar2 tentang ini. Makasih sharingnya ya mbak

Tinggalkan Balasan