Plagiat oleh Ade Tauhid

Plagiat
By Ade Tauhid

Apakah plagiat itu?

Menurut Wikipedia,
Plagiarisme atau sering disebut plagiat adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri.

Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain.

Wah seram juga ya.

Plagiat itu adalah mencontek hasil karya orang. Dulu mungkin agak sulit kita untuk mengetahui seseorang itu mencontek atau tidak karya orang.

Tapi sekarang jamannya sudah digital, gampang sekali orang plagiat, tinggal copy paste, maka jadilah!

Orang yang suka plagiat atau plagiator itu menurut aku adalah orang yang tidak jujur – baik itu pada diri sendiri maupun pada orang lain.

Dan sangat memalukan dan tidak baik..

Mungkin banyak orang kecolongan sama plagiator. Orang tidak tahu bahwa karya tulis yang dia tulis yang dia hasilkan adalah hasil dari plagiat.

Who knows ya?

Namanya jaman sudah sedemikian canggih. Nulis sudah sedemikian gampangnya. Begitu banyaknya penulis dengan karya karyanya di dunia ini.

Banyak tulisan dengan isi yang hampir sama bahkan sangat mirip.

Tapi siapa yang bisa pastikan, itu asli tulisan penulis aslinya atau bukan?

Boleh dong sekadar bertanya, yang nulis siapa yang nyolong siapa? Seberapa ketahuan yang tidak ketahuan?

Nah di sinilah dibutuhkan kejujuran hati, jangan bohong. Karena bohong jenis apapun itu tetaplah bohong namanya dan hukumnya dosa.

Plagiat itu merusak diri , tindakan yang memalukan dan merugikan orang lain.

Wajar sekarang sudah ada undang undang IT bagi pagiator.

Aku termasuk orang yang anti plagiat. Aku sangat berusaha menulis jujur pada diriku sendiri.

Aku akui aku ini si pemalas baca. Karena menurut aku kalau aku banyak baca tulisan orang itu akan mempengaruhi sedikit banyak tulisan aku jadi mirip mirip tulisan orang.

Mending kalau orang yang dituduh plagiat, kalau aku yang dituduh? he he.

Itulah kenapa aku suka menulis fiksi. Karena fiksi itu murni dari imajinasi aku.

Aku kurang begitu suka dengan menulis artikel atau nulis karya ilmiah.

Pasti nyontek, tinggal copas sana copas sini lalu tambahkan pemanis dari sedikit tulisan kita, maka jadi deh!

Tapi penulis artikel tidak akan dikatakan plagiat apabila dia mencantumkan dari mana dapatkan sadurannya.

Nah bagaimana seandainya pelaku plagiat atau plagiator tidak menyadari atau tidak sengaja melakukan tindakan yang merusak tersebut, sehingga berbagai gagasan, ide pokok atau hal lainnya memiliki tingkat kesamaan yang sama persis?

Lantas apakah itu termasuk plagiat? Apakah itu termasuk melanggar undang undang IT?

Memang betul kata pepatah: rambut boleh hitam isi kepala siapa yang tau?

Kalau itu terjadi – kita kembali lagi pada kita individualnya masing masing.

Kejujuran harus dinomor satukan. Hanya kita yang tau kita plagiat atau bukan. Kita nyiplak atau tidak?

Kalau tidak jujur, mungkin kita akan merasa telah melakukan dosa.

Dosa pada diri sendiri, dosa pada orang lain dan dosa pada Tuhan.

Jadilah jujur, karena jujur orang lainpun akan respek sama kita.

To be honest ya!

Bandar Lampung, Jumat 18 Des 2020
Ade Tauhid/Nubar Rumedia

0Shares

Tinggalkan Balasan