Allah

Perihal Rezeki Sudah Ada Yang Mengatur oleh Athena Hulya

Perihal Rezeki Sudah Ada Yang Mengatur

“Kamu hebat, ya, bisa bekerja di perusahaan sebagus itu! Jabatannya bagus, pasti gajinya besar. Senang jadi kamu.”

“Punya gaji besar pasti senang, ya, bisa beli ini itu sesuka hati, bisa traveling ke mana-mana!”

“Pacarmu ganteng, ya, kamu beruntung!”

“Kok, bisa, ya, kamu kerja di perusahaan itu, kamu, kan, cacat! Pasti masuk situ karena HRD-nya kasihan, tuh.”

“Kok, dia mau sih sama kamu, kamu, kan, cacat!”

Itulah segelintir omongan dari orang-orang sekitar, dari mulai omongan yang bagus-bagus hingga yang buruk. Semua itu sering kudengar tiap kali berpapasan dengan “Si Kamu Yang Tak Pandai Bersyukur”, begitulah kumenyebut mereka yang melontarkan omongan-omongan itu.

            Pekerjaan, Finansial, pasangan dan kesenangan-kesenangan yang ada di diri kita dan pencapaian dalam hidup semua sudah diatur oleh Tuhan. Itu semua adalah rezeki yang Tuhan berikan pada kita, lantas mengapa tiap kali ada seseorang yang menurut pandangan mata kita. Wah, kita iri dengan orang tersebut bahkan terkesan nyinyir. Bukankah dalam hadis (untuk yang beragama islam) Rasulullah pernah bersabda bahwasanya “Allah telah mencatat takdir setiap makhluk 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi?”

Tiap-tiap manusia punya rezekinya masing-masing. Rezeki bukan hanya sekadar materi, loh! Tapi kesehatan dan kebahagiaan termasuk ke dalam rezeki. Rezeki yang Tuhan berikan pada hambanya berbeda-beda, syukuri saja apapun yang telah Tuhan beri. Daripada terfokus pada rumput tetangga yang terkesan lebih hijau lebih baik fokus memperdalam potensi yang ada di dalam diri masing-masing, gali terus kelebihan-kelebihan yang ada.

Berusahalah sebaik mungkin untuk mencapai hasil yang kita inginkan. Jika di dalam prosesnya menemukan kegagalan, maka bangkit dan terus berusaha. Ingat, proses tidak akan mengkhianati hasil dan janganlah iri atas pencapaian-pencapaian orang lain.

27 June 2020

Nulisbareng/ AthenaHulya

0Shares

Tinggalkan Balasan