Menghidupkan Cerita Fiksi Menggunakan Latar oleh Ade Tauhid

Menghidupkan Cerita Fiksi Menggunakan Latar
By Ade Tauhid

Aku penyuka fiksi. Menurutku cerita fiksi itu cerita yang gampang dan gamblang. Cuma modal kreatifitas dan imajinasi aja, enggak perlu buku atau orang buat rekomendasi.
Tinggal ngarang, jadi deh.

itu menurut aku loh. Aku yakin hampir semua orang suka denga cerita fiksi.

Soalnya aku pernah survey tuh keseorang temanku yang sukanya juga fiksi seperti aku.

Aku tanya, kenapa dia kok suka cerita fiksi, kenapa enggak suka cerita nyata?

Enggak ah, jawab temen aku. Soalnya cerita fiksi itu asik kalau kenyataan itu pahit.
Hihihi.

Menulis cerita fiksi selain dibutuhkan imajinasi dan cara kita merangkai kata. Ternyata menulis fiksi itu ada tekhniknya lho.

Enggak sembarang kita hanya bermodalkan bisa imajinasi , tapi bagaimana kita bisa membangun emosi cerita ke pembaca , agak apa yang kita ceritakan itu “nyampe” buat pembaca. Istilahnya kerasa nyawanya gitu.

Ada tiga cara menghidupkan cerita fiksi:

  1. Tentukan latar tempat
    Dalam membuat fiksi, ketika kita membuat cerita mengenai tempat dimana peristiwa itu terjadi.
    Bawa pembaca agar dia merasa dialah tokohnya.
  2. Latar waktu
    Misalnya kita sedang menceritakan pada saat hujan, nah bagaimana sipembaca itu merasakan bahwa dialah tokoh dalam cerita itu.
  3. Latar suasana
    Hampir sama dengan latar waktu, kita juga harus bisa membawa pembaca kita hanyut dalam suasna yang kita ciptakan.

Untuk lengkapnya, teman teman bisa klik yutubnya ya:

Jangan lupa di like dan subscribe, agar teman enggak ketinggalan info dari yutub Nubar pro ini.

Ini ada 5 penjelasan jenis genre fiksi :

  1. Romance
    Genre fiksi romance ini adalah genre yang paling mudah pembuatannya. Kemudahan penggambaran imajinasi romansa bisa kita dapat dari lingkungan kita sendiri, lingkungan sekolah, rumah dll.
  2. Fantasy

Cerita dengan genre fantasi inii sangat menarik. Karena sipenulis akan membawa pembacanya masuk ke fantasi ajaib penulis.
Contohnya : cerita Alice in Wonderland, putri putih salju dan 7 kurcaci dll.

  1. Science Fiction/Sci-Fi

Siapa yang tidak mengenal genre ini? Science fiction atau fiksi ilmiah, sebenarnya fiksi ilmiah ini hampir fiksi fantasy. Hanya saja, buku dengan jenis ini biasanya mengambil latar tempat dan waktu di masa depan.
Misalnya: cerita alien, cyborg dll

  1. Thriller, Suspense, dan Mystery. Ketiga genre fiksi ini memiliki persamaan dalam inti pokok cerita. Inti kisah berkaitan tentang pembunuhan, penculikan, penyanderaan, atau tindak kriminal yang membahayakan nyawa.
  2. Horror
    Genre fiksi ini biasanya menceritakan tentang hantu, hal hal ghaib, mitos supranatural dll.

Oke teman.
Untuk kesimpulannya, apapun jenis genre fiksi yang kamu suka, sebaiknya lakukan pendalaman dahulu agar teman benar-benar menguasainya.

Dan tau dong teman teman, dimana pelajaran itu semua kita dapatkan. Iya betul! Di Nubar Rumedia tempatnya.
Semoga bermanfaat!

Diambil dari artikel cara membuat buku penerbitdeeppunlish.com

Bandarlampung, Rabu 16 Des 2020
Ade Tauhid/Nubar Rumedia

0Shares

Tinggalkan Balasan