Liputan Wisuda XVII Sekolah Tinggi Teknologi Bandung 21 Mei 2022

Pada hari Sabtu, 21 Mei 2022, jam 08.00 s.d 13.00 WIB, diadakan acara wisuda XVII Sekolah Tinggi Teknologi Bandung. Acara bertempat di Trans Luxury Hotel Bandung dan mengundang 20 perwakilan dari Pasukan Blogger (PAS) Joeragan Artikel untuk meliput acara secara virtual. Alhamdulillah, saya termasuk satu di antaranya.

Berikut susunan acara seperti yang tertera pada undangan:

  1. Pembukaan
  2. Lagu Indonesia Raya
  3. Laporan Ketua STT Bandung
  4. Sambutan-sambutan
  5. Orasi Ilmiah
  6. Pembacaan SK Ketua STT Bandung
  7. Pelantikan Wisudawan
  8. Penandatanganan MoU
  9. Penyampaian Kesan dan Janji Wisudawan
  10. Pembacaan Doa
  11. Penutupan Sidang Senat Terbuka
  12. Ramah Tamah

Begitu istimewanya, wisuda kali ini juga dihadiri oleh Direktur Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia: DR. Lukman S.T., M.Hum, Founder dan CEO Smeshub Indonesia: Lutpi Ginanjar, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Pendidikan Tinggi Wilayah IV: DR. M. Samsuri, S.Pd, MT., Pembina Yayasan LPPI Bandung, Ketua Yayasan dan Para Pengurus LPPI Bandung, Para Mitra Kerjasama STT Bandung, Ketua STT Bandung beserta jajarannya, para undangan wisudawan/wisudawati termasuk pendampingnya.

Persembahan Tari Sancang Gugat

Pembukaan yang sangat menghibur yaitu ketika para penari memasuki ruangan dan mempersembahkan tarian asal negeri Pasundan, tari Sancang Gugat. Kemudian berlanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, Mars STT Bandung oleh kelompok paduan suara STT Bandung.

Acara wisuda berlangsung secara offline, tak seperti dua tahun lalu di mana hanya bisa dilakukan online dan hybrid akibat pandemi Covid-19, begitu yang disampaikan oleh Ketua STT Bandung, Muchammad Naseer, S.Kom., M.T.. Para wisudawan/wisudawati bisa 100% menghadiri secara langsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kerjasama STT Bandung dengan Pihak Ketiga

Disampaikan juga oleh Bapak Naseer bahwa STT Bandung dalam perjalanannya mendapatkan sambutan positif baik dari kalangan nasional maupun internasional. Hal ini terbukti dengan diadakan beberapa perjanjian kerjasama, antara lain: kerjasama dengan salah satu institusi di Singapura, perusahaan swasta di luar negeri dalam rangka program pemagangan, dinas pemerintah kota Jawa Barat, BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) untuk peningkatan kapasitas kompetensi SDM untuk bekerja di luar negeri, program Dual Degree STT Bandung dengan ITB Stikom Bali khususnya program desain komunikasi visual dan sistem informasi. Selain itu, diadakan juga kerjasama ISBI Bandung Universitas Telkom dan Aptikom Jabar, dengan beberapa BUMN yang tersebar di seluruh Jawa Barat, dengan asosiasi profesi fotografi Indonesia provinsi Jawa Barat. Kerjasama ini akan memudahkan mahasiswa STT Bandung melakukan kegiatan magang, bahkan bisa jadi ke depannya akan direkrut sebagai karyawan. Sehingga kerjasama ini memudahkan lulusan STT Bandung mendapatkan pekerjaan.

Rata-rata alumni STT Bandung hanya memerlukan waktu sekitar 45 hari setelah kelulusan untuk mendapatkan pekerjaan, baik secara karyawan maupun berwirausaha, atau bahkan melanjutkan studi ke tingkat lebih tinggi. Ditunjang juga dengan adanya karier development center yang akan membantu para lulusan berkarier. Tiap lulusan juga dibekali dengan sertifikasi sesuai dengan bidang masing-masing.

STT Bandung juga terlibat dalam kegiatan vaksinasi baik pertama, kedua maupun vaksinasi booster dalam rangka berkontribusi untuk pengendalian Covid-19. Ada beberapa produk inovasi yang telah diluncurkan STT Bandung, di antaranya Smart Aquarium, virtual reality teraphy, sistem kendali lampu, transplanter padi, mesin pengupas kopi, dan lain-lain, yang sangat membantu dalam berbagai bidang.  

Tenaga Dosen yang Berkualitas

Mahasiswa berprestasi tentu tak lepas dari dukungan para dosen yang berkualitas. Pak Naseer mengungkapkan bahwa seluruh tenaga pendidik yang ada telah mencapai kualifikasi dengan minimal telah menempuh jenjang pendidikan S2 maupun S3.  Sejauh ini terdapat 170 tenaga pendidik, di antaranya 10 orang dosen tetap sedang dan akan menempuh studi doktoral di perguruan tinggi baik dalam dan luar negeri. Pendidikan ini ditempuh dari beasiswa dari LDPP kementerian keuangan, bppdn kementerian ristekdikti, dan beasiswa unggulan kemendikbud.

Jajaran Dosen Berprestasi dari STT Bandung

Wah, bangga sekali karena founder Joeragan Artikel, Ibu Sri Kuswayati, S.Si., M.Kom., menjadi salah satu tenaga dosen berprestasi.

Prestasi Mahasiswa STT Bandung

Dengan dukungan yang begitu besar dari pihak kampus, tak heran bila STT Bandung telah banyak menghasilkan mahasiswa berprestasi. Jumlah organisasi sebanyak 18 unit dengan 523 kegiatan.

Dari bidang DKV misalnya, ada seorang mahasiswa berprestasi berhama Eka Prasetya, menerbitkan buku berjudul “Hati-Hati” yang memotret pelanggaran kendaraan bermotor di wilayah Jawa Barat, yang dipamerkan di Dubai dan Korea Selatan, serta mendapatkan apresiasi dari walikota Bandung. Serta ada satu mahasiswi bernama Aisah Salma Aulia Salsabil, menerbitkan webtoon berjudul “Problematikos” yang mencapai banyak viewer.

Ada juga dari bidang teknik industri, berhasil menjadi juara pertama peraih logo internasional. Selain juga mengadakan gerakan ormawa STT Bandung berbagi yang berkontribusi membagikan makanan dan masker kepada penduduk setempat. Tercatat juga mahasiswa bernama Nana Trisna berhasil meraih bronze medal dalam kegiatan arubalympics 2020 yang diadakan aptikom, aruba dan ekoji academy. Atas nama Wandi Maulana, terpilih menjadi jajaka kamemeut dalam program jajaka bandung. Di bidang olahraga pun, perwakilan STT Bandung berhasil menjadi juara pertama dalam turnamen pencak silat.

Berprestasi di bidang non akademik tak boleh menjadi alasan untuk terhambat di bidang akademik. Bahwa tujuan utama mahasiswa adalah tetap fokus mengikuti proses belajar dengan sungguh-sungguh. Hal ini dibuktikan pada kelulusan kali ini, ada 9 nama mahasiswa yang berhasil menyelesaikan dalam waktu 3,5 tahun saja. Luar biasa!

Last but not least, STT Bandung juga berhasil menjadi peringkat pertama sekolah tinggi se-Indonesia dikarenakan sebanyak 136 mahasiswa STT Bandung terpilih dalam program magang dan studi independen bersertifikat MSIB yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Ditjen) DIKTI Kemendikbudristek.

Pak Naseer tak lupa menyampaikan pesan kepada seluruh Alumni STT Bandung agar tak berhenti menjadi seorang yang terus berkarya, berinovasi, berprestasi, sehingga menjadi orang yang bermanfaat di mana saja dan kapan saja.

Dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas

Tahun 2022 ini STT Bandung sedang berproses dalam perubahan menjadi universitas. Ditandai juga adanya penambahan gedung baru sebagai perluasan kampus. Harapannya dengan perubahan ini, akan lebih memajukan para mahasiswa dan dosen ke depannya.

Berita Duka di Tengah Kelulusan

Kelulusan kali ini berjumlah total 142 wisudawan, dengan rincian 78 lulusan teknik industri, 53 dari teknik informastika serta 11 lulusan desain komunikasi visual. Rata-rata mahasiswa menghabiskan waktu studinya hanya 3.5 sampai 4 tahun untuk mencapai kelulusan. Di antara berita bahagia ternyata terselip berita duka. Salah satu alumni telah berpulang ke Rahmatullah, yaitu ananda Atiek Fauziah, sarjana teknik industri. Dengan ini maka piagam kelulusan akan diserahkan kepada orang tuanya.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.  

Sambutan Pembina Yayasan Lembaga Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPIB)

Usai Pak Naseer menutup sambutannya dengan mengajak seluruh peserta turut mendoakan almarhumah, kemudian acara berlanjut pada sambutan dari pembina yayasan LPPIB, yaitu Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. Beliau menyampaikan, bertepatan dengan momentum hari kebangkitan nasional pada 21 Mei lalu diharapkan juga menjadi awal kebangkitan Indonesia untuk terlepas dari pandemi Covid-19. Terbukti dengan perkembangan teknologi yang ada selain berhasil menciptakan vaksin Covid-19 juga turut memastikan perkembangan roda ekonomi terus bergulir. Pak Made pun mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan menitipkan pesan bahwa dengan dibekalinya kecerdasan dan kemampuan relevan yang dibutuhkan di masa depan, maka hendaknya meningkatkan semangat produktivitas dan kemampuan multitasking yang akan sangat dibutuhkan seriring terus berkembangnya teknologi.

Sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten

DR M. Samsuri, S.Pd., M.T. selaku kepala LLDIKTI juga ikut memberikan sambutan. Beliau menyatakan bahwa STT Bandung telah menjadi perguruan tinggi yang menekankan kualitas pada lulusannya. Terbukti dengan prestasi para lulusan yang kurang dari tiga bulan pasti sudah mendapatkan pekerjaan. Pak Samsuri juga menitipkan pesan untuk para wisudawan agar terus belajar. Jangan pernah berhenti belajar. Meskipun sudah dinyatakan sebagai wisudawan terbaik, selanjutnya buktikan dengan terus bekerja keras baik dunia kerja serta jenjang kehidupan selanjutnya.

Orasi Ilmiah CEO dan Founder Smeshub Indonesia

Selanjutnya adalah orasi ilmiah dari Lutpi Ginanjar, seorang CEO Smeshub Indonesia. Beliau adalah lulusan STT Bandung yang telah terbukti berhasil. Dalam usianya kini yang baru 26 tahun telah membuktikan diri menjadi seorang CEO, bahkan masih memegang posisi penting di sebuah BUMN China. Lutpi mengingatkan akan hal-hal penting yang patut mendapatkan perhatian di masa mendatang, antara lain digital identify, metaverse, penghijauan, work for talent, dan sebagainya. Peranan tiktok, youtube short, video pendek lebih mengesankan daripada video panjang, apalagi yang tidak mengedukasi. Semua ini dipengaruhi oleh perkembangan era masa kini. Teknologi yang berdampak mematikan otot, mematikan jarak, serta kecerdasan buatan. Termasuk adanya perubahan marketing yang tak hanya berorientasi pada 4 P. Zaman sekarang konsumen tak hanya consuming. Namun, termasuk juga sharing dan shaping. Konsumen dengan mudahnya melakukan sharing, berbagi pengalamannya dalam menggunakan produk tertentu, hingga melakukan shaping atau menggiring opini masyarakat. Termasuk juga bagi para lulusan STT Bandung. Apalagi di zaman sekarang adanya dominasi anak muda. Anak mudalah yang akan mendominasi dari berbagai bidang. Namun, yang perlu diperhatikan kemungkinan munculnya useless generation. Kenapa? Salah satunya dari dampak pandemi yang mengakibatkan penyusutan pegawai, sehingga banyak karyawan yang diberhentikan. Fresh graduate akan bersaing dengan tenaga kerja berpengalaman. Karena keduanya sama-sama ingin mendapatkan pekerjaan.

Tetapi harus diingat, ada pernyataan “Lebih baik tidak bekerja daripada bekerja tapi tidak happy.” Hal yang kemudian menjadi tantangan tersendiri bagi Lutpi, supaya para karyawannya di Smeshub Indonesia agar tetap happy. Lutpi sekaligus memperkenalkan Smeshub sebagai platform yang mendukung wirausaha. Salah satu poinnya mengajak umkm untuk go global.

CEO Smeshub Indonesia, Lutpi Ginanjar

Akhir kata, Lutpi menutup dengan sebuah pernyataan indah:

“Tempat yang tepat akan menghargaimu. Jika kamu tidak dihargai, jangan marah. Artinya kamu berada di tempat yang salah.”

Lutpi Ginanjar

Maka, tidak perlu mengkhawatirkan akan kesuksesan. Kesuksesan bukan hanya milik anak pejabat, bukan hanya milik anak kota. Siapapun diri kita punya kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan.

Orasi Ilmiah Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia

Dr. Lukman, S.T., M.Hum. selaku direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal melanjutkan orasi ilmiah. Beliau mengingatkan kepada para alumnus bahwa kesuksesan ini adalah kesuksesan orang tua. Tidak akan terjadi tanpa restu orang tua. Kesempatan mengasihi orang tua tidak akan terulang.

Pak Lukman juga mengingatkan kepada STT Bandung yang telah memiliki mutu tinggi untuk tidak berada di zona nyaman. Karenanya beliau sangat mendukung STT untuk bertransformasi menjadi universitas unggulan yang berkelas dunia.

Diceritakan kembali bahwa hikmah adanya pandemi telah memberi kesempatan untuk berinovasi agar berkembang teknologi dan sebagai tantangan membangkitkan ekonomi. Karena adanya pandemi, jarak semakin tak berarti. Kita bisa mengadakan pertemuan, lintas kota, lintas pulau, bahkan lintas negara, dan tak terbatas satu-dua pertemuan sehari, bisa hingga puluhan kali. Sehingga ini menjadikan bukti, adanya pandemi seharusnya tidak menjadikan kita terpuruk. Hal ini juga menjadi tantangan bagi para lulusan STT Bandung agar terus bertahan dan berkembang tak peduli adanya pandemi. Karena sebagai generasi muda yang pastinya akan menjadi pimpinan generasi penerus bangsa.

Pesan dari Pak Lukman, jangan melupakan keempat hal ini, yaitu:

  1. Kembangkan jiwa enterpreneurship
  2. Bawalah dunia digital dalam dunia sehari-hari. Tapi jangan sampai diperalat oleh teknologi.
  3. Poin kesuksesan merangkul dunia adalah komunikasi. Kuasailah bahasa internasional.
  4. Kuasai data dan informasi saat ini.
Strategi Ditjen Pendidikan Tinggi

Pelantikan Wisudawan

Setelah berbagai sambutan dan orasi ilmiah yang semuanya “daging”. Tak hanya bermanfaaat bagi semua wisudawan, melainkan bagi semua hadirin, termasuk saya pribadi. Begitu banyak poin penting yang bisa diambil dan diterapkan dalam kehidupan. Baru kemudian memasuki acara selanjutnya yakni pelantikan wisudawan. Satu per satu wisudawan/wisudawati maju untuk pengesahan sebagai alumnus, ditandai dengan pemindahan tali toga. Sebuah momen yang tentunya sangat berkesan.

Buku antologi ini memuat perjalanan meraih toga impian

Namun, di tengah-tengah itu, ada suasana mengharukan. Teringat kembali pada sosok wisudawan yang ternyata telah lebih dulu berpulang. Yaitu almarhumah Atiek Fauziah, lulusan dari Prodi Teknik Industri.

Dosen pembimbing satu dari ananda Atiek, yaitu ibu Rimba Krisnha Sukma Dewi, S.T., M.M. bercerita sedikit tentang almarhumah. Katanya almarhumah adalah seorang yang sangat semangat, bahkan pernah melakukan bimbingan skripsinya di atas tempat tidur.

Senada seperti yang diungkapkan ibu Dewi Mulyasari, S.T., M.T., dosen pembimbing kedua dari almarhumah. Selain mengucapkan selamat untuk kedua orang tuanya dan menyampaikan bahwa almarhumah pantas menyandang gelar sarjananya. Ibu Dewi juga sangat kagum dengan semangat Atiek di tengah sakit lupusnya, tetap berjuang menyelesaikan skripsinya tepat waktu.

Adegan haru berikutnya ketika orang tua alamarhumah Atiek Fauziah maju untuk menerima sertifikat kelulusan anaknya.

Orang Tua Ananda Atiek Fauziah (alm) Menerima Sertifikat Kelulusan Putrinya

Lulusan Terbaik

Sebelum acara ditutup tentunya ada pengumuman tentang lulusan terbaik angkatan VII ini. Siapa sajakah?

Dari Program Studi Teknik Industri diraih Shifa Rahmawati, S.T.

Dari Program Studi Teknik Informatika diraih Dandi Supriyadi, S.Kom.

Dari Program Studi Desain Komunikasi Visual diraih Valia Noviani, S.Ds.

Selain itu, diumumkan juga siapa mahasiswa peraih skripsi terbaik dari semua prodi, yaitu:

Program Studi Teknik Industri diraih oleh:

  1. Hedi Herdian, S.T.
  2. Muhammad Kahfi, S.T.
  3. Rinaldy Harahap, S.T.

Program Studi Teknik Informatika diraih oleh:

  1. Irvan Fikriansyah, S.Kom.
  2. Nurhaliman, S.Kom.
  3. Yayang Yudiana, S.Kom.

Program Studi Desain Komunikasi Visual diraih oleh:

  1. Muhammad Ilham Fakhrudien, S.Ds.
  2. Alwi Mumtaziarohman Azzali, S.Ds.
  3. Khrisna Guntur Wijaya, S.Ds.
Acara Wisuda XVII Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Acara pun berlanjut dengan dilakukan penandatanganan MoU dengan rekanan STT Bandung, kemudian pengucapan janji para wisudawan lalu diakhiri doa dan penutupan.

Akhir kata, seluruh susunan acara dapat terlaksana dengan baik. Selamat untuk para alumnus STT Bandung. Semoga terus semangat meraih impian selanjutnya, menjadi generasi penerus bangsa yang bermanfaat bagi sesama. Semangat!

Bandar Lampung, 21 Mei 2022

Oleh: Emmy Herlina

Emmy Herlina, Salah Satu Reporter dari PAS Blogger
0Shares

6 comments

  1. Salut banget sama wisudawan di tengah pandemi begini masih banyak prestasi yang diukir. Tapi terharu banget ya ada wisudawan yang berpulang sebelum sempat diwisuda. Any selamat untuk STT Bandung dan seluruh wisudawannya!

  2. Setuju sekali, sambutan dan orasi ilmiahnya semua “daging”. Tak hanya bermanfaaat bagi semua wisudawan, melainkan bagi semua hadirin, termasuk saya juga.

  3. Selamat buat para wisudawan dan STT Bandung. Semoga bisa berkah dan bermanfaat buat semuanya. Salut atas prestasi dan perjuangannya.

Tinggalkan Balasan