Kumpulan Cerita Dahsyat tentang Momen Kehilangan

Kumpulan Cerita Dahsyat tentang Momen Kehilangan

Cerita Dahsyat tentang momen kehilangan seseorang? Apalagi kalau bukan dari event spesial Detik-Detik bersama kesayangan, satu ini. Ini merupakan event spesialnya Mbak Juniawati, sebagai PJ-ku. Sampai-sampai dibuat 2 jilid, loh. Yuk, tengok intipannya!

Judul: Detik-Detik Bersama My Beloved Jilid 1
Penulis: Juniawati, dkk
Penerbit: Rumedia

Blurb:
Apa yang terbayang di benak Anda, jika sosok yang dicintai pergi? Ya. Pasti sedih, kecewa, bahkan putus asa. Bagaimana bersemangatnya menjalani hari-hari bersama penuh kebahagiaan dan suka cita. Namun, kebahagiaan yang telah diperoleh mesti kandas. Semua berakhir. Kepedihan makin menjadi ketika penyesalan muncul pada detik-detik terakhir kebersamaan. Penyesalan, lantaran belum mampu memberikan yang terbaik pada sang tercinta, belum bisa menjadi pribadi yang didambakan dan masih banyak rencana, mimpi yang ingin digapai. Lagi-lagi, Tuhan Yang Maha Esa telah menetapkan skenarionya. Perpisahan tetap terjadi. Buku di tangan Anda ini hanya penggalan kisah bagaimana detik-detik kebersamaan itu dilewati dengan berjuta emosi yang menyelimutinya dan air mata. Pantas kiranya buku ini menjadi referensi atas upaya belajar menjadi pribadi terbaik bagi sang tercinta. Semoga.

Daftar Isi

PESAN YANG DIRINDUKAN | Juniawati
LELAKI AGNOSTIK (EPISODE SAKURA 1) | Emmy Herlina
SERPIHAN RASA YANG TERTINGGAL | Linda Khadeeja
NAPAS TERAKHIRMU | Ainurrahmi Selian
SK PNS INI UNTUK BAPAK | Saumi Setyaningrum
SEKALI INI SAJA, MA | El Zalula
DI BAWAH POHON RAMBUTAN ITU | Rinaksih Widiarsanti
MEMBUNGKUS RINDU | Noveit Parana Nandhiyar
BISNIS MANTAN | Septiani
TERLAMBAT UNTUKMU, BELUM UNTUK KALIAN | Herlin S.Pd. I
NARUHITO  | Nugraheni Widiyaningsih
CINTA DI BATAS SENJA | Sesil Soejono
KISAH DI BALIK PANDANGAN | Reski Ray
PEPADANG | Dhamar Ikasari
JEJAK CINTA | Afifatun Nashiroh
SEMUANYA ADA DI SINI | Bambang Eko Priyanto
HERYTA DALAM BALUTAN CINTA | Ita Nurcholifah
KULEPAS ENGKAU DI GERBANG BUNGA | Dje Sasono
JANJI SETANGKAI BUNGA KEMANG I| NIRA
KURELAKAN | Ai Rita Sri Hartati
DETIK-DETIK TERAKHIR BERSAMAMU | Eno

Kebayang, kan, betapa dahsyatnya, dari judul-judul tersebut? Sampai-sampai, saya dipusingkan ketika harus memilih naskah terbaik. Akhirnya, saya minta Pak Ilham, selaku direktur Nubar untuk memilihkan. Ini dia, yang terpilih:

Kehidupan rumah tangga memang penuh dengan dinamika, lika-liku, dan pasang surut. Kadang ada senang namun tak jarang muncul kesedihan. Suatu hari tersenyum di hadapan pasangan namun kadang kala di hari lain malah cemberut dan bermasam muka.
Awalnya mungkin banyak pasangan muda yang membayangkan betapa indahnya berumah tangga. Tidur ada yang menemani, makan sepiring berdua, mandi bersama, bercanda dan bergurau senda dan banyak lagi bayangan indah lainnya yang berkelebat di dalam pikiran. Semua beraroma bunga, harum dan manis.
Namun, bayangan itu tidaklah lama.  (TERLAMBAT UNTUKMU, BELUM UNTUK KALIAN oleh Herlin)

Selamat ya, Mbak Herlin. Luar biasa, naskahmu akhirnya menjadi pilihan terbaik yang dipilih langsung oleh Pak Ilham Alfafa.

Herlin, terbaik dalam Detik2 Jilid 1

Nah, tak kalah seru, ini dia lanjutannya, jilid 2

Judul: Detik-Detik Bersama My Beloved Jilid 2
Penulis: Juniawati, dkk
Penerbit: Rumedia

Blurb:
Buku di tangan Anda ini merupakan penggalan realita yang ada dalam tiap kehilangan. Penulis menghadirkan fakta bahwa perpisahan itu akhirnya dilalui dengan penuh sabar. Walau kecewa, putus asa, bahkan tak jarang menyisakan sakit yang teramat. Tiap detik perpisahan yang membuat segala impian kabur dan membuat dunia seketika menjadi gelap. Tiap detik perpisahan itu disesali, lantaran figur yang selalu membakar semangat hidup itu pergi. Tak terbayangkan hari-hari penuh suka cita yang dijalani, serta bertabur kenangan indah ternyata menjadi detik-detik terakhir. Perpisahan itu seolah tak ingin direlakan. Namun, tiap pertemuan akan ada perpisahan. Semua adalah takdir Sang Kuasa. Buku ini mengisyaratkan impian, cinta, kasih sayang pada sang idola my beloved itu adalah milik-Nya. Jangan lewatkan beragam pelajaran berharga dari buku ini. Selamat membaca.

Buku di tangan Anda ini merupakan penggalan realita yang ada dalam tiap kehilangan. Penulis menghadirkan fakta bahwa perpisahan itu akhirnya dilalui dengan penuh sabar. Walau kecewa, putus asa, bahkan tak jarang menyisakan sakit yang teramat. Tiap detik perpisahan yang membuat segala impian kabur dan membuat dunia seketika menjadi gelap. Tiap detik perpisahan itu disesali, lantaran figur yang selalu membakar semangat hidup itu pergi. Tak terbayangkan hari-hari penuh suka cita yang dijalani, serta bertabur kenangan indah ternyata menjadi detik-detik terakhir. Perpisahan itu seolah tak ingin direlakan. Namun, tiap pertemuan akan ada perpisahan. Semua adalah takdir Sang Kuasa. Buku ini mengisyaratkan impian, cinta, kasih sayang pada sang idola my beloved itu adalah milik-Nya. Jangan lewatkan beragam pelajaran berharga dari buku ini. Selamat membaca.  

Daftar Isi

PERGINYA KESAYANGAN | Juniawati
MAUKAH KAMU MENJADI IMAMKU? (EPISODE SAKURA 2) | Emmy Herlina
PERPISAHAN TERBERATKU | Yulia Ibrahim
MENANTI DI PAGI HARI | Ade Yanti
IBUK | Elyza Arief
DETIK KEPERGIAN BAPAK | Ribka ImaRi
TANDA CINTA | Hanisa Agustin
RASA YANG TIDAK PERNAH ADA (RASA ANTI MAINSTREAM) | Aulia Azimi
TATAPAN TERAKHIR MAMA Philomena Rose
ADMIN TERBAIK | Sri Reno
MY FAKE LOVE | Uni Lala
DETIK-DETIK PERPISAHAN ITU TIDAK ADA | Si Penulis
KETIKA EMAK PERGI | Hardianti
KENANGAN INDAH MENJADI DOA (KUMPULAN DIARY RINDU PAPA) | Ries Regar
ANUGERAH TERINDAH ITU UNTUK AYAH DAN UMAK | Dina Tasmin
SELAMAT TINGGAL BAPAK, KAULAH PAHLAWANKU | Amma Naningrum
UWWANKU PAHLAWANKU | Anna Mardhiya
SEBUAH CINCIN BERTULIS NAMAMU DAN DIRIKU | Chikita
SELAMAT TINGGAL MY BELOVED AYAH DAN TARUNI WARA | Ayu Lestari
PEKATNYA RUANG RINDU | Maia Rose

Mau tahu, siapa naskah terbaiknya? Ini dia:

Tebakan Ibu tak meleset, ucapannya adalah doa. Nenek memenuhi keinginanku bahkan ia  tak bertanya digunakan untuk apa uang yang diberikan.  Nenek percaya seratus persen padaku. Pemilik nama Maryamah binti Daeng Matengah ini tak pernah minta penjelasan, cukup sepatah dua patah kata dariku. Keinginan cucunya akan terkabul.
“Ambillah ini, untuk bekal perjalananmu.” Bibi yang menangkap keraguanku untuk menerima bantuan Nenek mendekatiku. Adik ibu meraih tanganku dan memberi uang dari Nenek. Bibi menyakinkan bahwa Nenek benar-benar tidak keberatan jika uang hasil kebunnya itu diberikan padaku. (Perginya Kesayangan oleh Juniawati)

Wah, selamat ya, untuk Mbak Herlin serta Mbak Juniawati, menjadi naskah terbaik pilihan, atas pertimbangan saya selaku Manajer Area, sekaligus Pak Ilham Alfafa, founder Nubar.

Juniawati, terbaik dalam Detik2 Jilid 2

Buat teman-teman pembaca, nggak ada salahnya memilih buku ini sebagai salah satu pilihan terbaik. Yuhuuu.

Peluncuran Detik-Detik Bersama My Beloved 2 Jilid

MA Sumatera
Emmy Herlina

0Shares

Tinggalkan Balasan