Salat berjamaah

Ibadah di Rumah Aja, Yuk! oleh Siti Rachmawati M.

Ibadah di Rumah Aja, Yuk!

Oleh: Siti Rachmawati M.

            Kini kita tinggal menghitung hari. Ramadan akan segera pergi (lagi). Namun dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini. Pahala beribadah khususnya salat di rumah, lebih besar daripada di masjid. Himbauan pemerintah agar kita beribadah di rumah saja, tidak boleh kita abaikan.

            Begitu ganasnya dampak virus corona yang tengah melanda Indonesia bahkan dunia. Tak sedikit tenaga kesehatan yang berguguran. Mereka rela mengadu nyawa, tidak bertemu keluarga, anak dan istri. Ibadah di rumah berarti menyelamatkan nyawa kita, keluarga kita dan orang-orang di sekitar kita.

            Menurut Ustaz Khalid Basalamah, semua yang terjadi di muka bumi ini, baik di langit dan di kedalaman lautan sudah Allah takdirkan sebelum penciptaan manusia.

            Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Alquran Surat Al Hadid ayat : 21-23.

            Ayat 21; “Berlomba-lombalah kamu untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah yang diberikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.”

            Ayat 22; “ Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.”

            Ayat 23; “Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri.”

            Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam dalam hadist Bukhari, “Allah tidak akan pernah menurunkan penyakit kecuali Allah turunkan kesembuhan bersamanya.” Enggak ada kata-kata tidak ada kesembuhan. Enggak ada dalam Islam penyakit yang tidak ada obatnya. Mustahil, pasti ada. Ini sabda Rasulullah tidak mungkin salah.

            Yang harus kita dilakukan saat ini adalah memperbanyak berdoa, berzikir, salat, sedekah, tobat. Ini adalah asas hilangnya wabah dan juga penyakit atau mara bahaya. Tidak ada yang bisa mengubah takdir kecuali doa.

            Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda dalam Hadits Riwayat Tirmidzi,

“Sesungguhnya doa akan bermanfaat terhadap apa yang sudah ditetapkan/takdirkan dan apa yang belum ditetapkan/ditakdirkan. Maka hendaklah kalian memperbanyak doa.”

            Oleh karena masih merebaknya virus corona (Covid-19) ini, umat Islam dianjurkan untuk beribadah di rumah saja. Salat wajib lima waktu, salat sunnah, salat tarawih, salat jumat, bahkan salat Id serta ibadah-ibadah yang lain.

            Mari kita jaga kesehatan diri sendiri dan keselamatan keluarga kita. Beribadah di rumah aja yuks … Stay at home. Keep clean and keep healthy!

Grobogan, 15 Mei 2020

Jumlah kata : 377 kata

Nulisbareng/Siti Rachmawati M.

Sumber info:

YouTube. Sikap Seorang Muslim Menghadapi Wabah Virus Corona. Ustaz Khalid Basalamah.  I bulan lalu. Diakses 15 Mei 2020 pukul 11.30. WIB

0Shares

2 comments

  1. Termasuk masih aman, Mbak. Di sini toko swalayan malah rame. Apalagi jelang lebaran kayak gini. Wow, pembeli sampe kyk semut. Soal Corona? Dianggap biasa2 wae 😢

Tinggalkan Balasan