Guru Terbaik oleh Ade Tauhid

Guru terbaik
By Ade Tauhid

Tanggal 25 November adalah hari guru. Di beranda FB-ku penuh ucapan-ucapan “selamat hari guru”.

Hari guru membuatku teringat beberapa tahun silam ketika aku duduk di kelas satu SMA.

Pada saat SMA aku paling tidak suka dengan pelajaran bahasa Inggris dan matematika.

Kalau bahasa Inggris sih sejak SMP aku memang enggak suka, lidahku terasa melintir melintir dalam mengucapkan bahasanya. Nah, kalau sama matematika, males aja mikirnya. Ha-ha-ha.

“De, kamu dipanggil Bu Ratna,” kata Nina sahabatku kala itu.

“Yup!” kataku sedikit heran.

Wah, ada apa ya. Tumben Bu Ratna memanggilku, batinku.

Bu Ratna adalah guru bahasa Inggris yang baru di SMA ku, hari ini pada jam ketiga nanti pertama kalinya Bu Ratna masuk ke kelasku.

Bu Ratna menggantikan Bu Anis guru bahasa Inggris yang lama yang pindah ke lain sekolah seminggu lalu.

Pas jam istirahat, aku berjalan melangkah berlahan menuju ruang guru untuk menemui Bu Ratna.

“Siang, Bu,” kataku setelah mengetuk pintu.

Hi pretty, come in!” kata Bu Ratna ramah. Beliau mempersilahkanku duduk didepan mejanya.

“Ade, namamu? Right?” tanya Bu Ratna.

Aku mengangguk.

“Ibu mau tanya, kamu suka pelajaran bahasa Inggris?” tanya bu Ratna.

Aku menggeleng. “Enggak begitu, Bu.”

“Oh. Why?” tanya Bu Ratna.

“Susah Bu, ribet,” kataku memberi alasan.

“Wah kenapa begitu? Padahal bahasa Inggris khan bahasa Intenasional, penting dan wajib lo untuk dipelajari. Siapa tau aja Ade suatu hari keliling dunia. Nah bahasa Inggris itulah yang dipakai buat komunikasi,” kata Bu Ratna panjang lebar.

“Iya Bu,” kataku manggut manggut mendengarkan wejangan Bu Ratna.

“Kamu adiknya Ann?” tanya Bu Ratna

“Ibu kenal kakak saya?” tanyaku

“Dia dulu murid Ibu, untuk itu Ibu memanggilmu ke sini. Ingin menanyakan kabar Ann. Ann kakakmu itu sangat pintar dalam pelajaran bahasa Inggris . Dia selalu mendapatkan nilai tertinggi di kelas. Excellent!”

“Oh ….” Aku manggut manggut lagi tapi kali ini sambil nyengir. Enggak enak deh kalau dibandingkan.

“Tidak, maaf Ibu tidak bermaksud membandingkan,” kata Bu Ratna seperti tau hatiku. “Tapi biasanya kalau kakaknya pintar, pasti adiknyapun meniru pintar,” kata Bu Ratna.
“Ann di mana sekarang?”

“Kerja di Ausi, Bu,” jawabku.

“Oh she’s great! Ibu berharap nanti kamu seperti kakakmu. Pintar bahasa Inggris, dan menyukai pelajaran Ibu,” kata Bu Ratna lagi sambil menyerahkan selembar kertas kepadaku.

“Ini hasil ulanganmu dari Bu Anis.”

“Makasih, Bu.” Kuterima kertas ulangan yang bernilai enam itu.

“Jangan sedih, kertasnya bisa kau balik kalau pingin nilaimu jadi sembilan,” canda Bu Ratna. Aku jadi tertawa.
Bisa aja Bu Ratna.

Ya sejak perkenalan pertamaku dengan Bu Ratna di ruang guru itu, aku jadi suka. Bu Ratna orangnya ramah dan hangat. Beliau sangat menyenangkan.

Karena sifatnya yang menyenangkan itulah aku yang tadinya tidak suka pelajaran bahasa Inggris jadi sangat suka dengan pelajaran ini.

Dari tangan Bu Ratnalah, nilai bahasa Inggrisku selalu terbaik. Aku juga pernah menang lomba debat dan pidato dalam bahasa Inggris setingkat SMA ketika aku kelas dua SMA.

Pengaruh Bu Ratna sangat besar dalam pendidikanku dan karirku selanjutnya. Tidak berhenti hanya sampai SMA, tapi saat aku kuliahpun, aku ambil jurusan sastra Inggris.

Terimakasih Bu Ratna.
Ibu adalah guru favoritku, guru yang sangat menyenangkan dan sangat baik.

Karena Ibu pelajaran bahasa Inggris sangat mudah bagiku, dan karena Ibu juga aku bisa menjadi sarjana bahasa Inggris seperti sekarang ini.

Di hari guru hari ini, aku ucapkan Selamat hari guru untuk Bu Ratna dan semua bapak dan ibu guru di seluruh Indonesia.

Jasa kalian akan selalu kami kenang. Tetaplah menjadi pelita yang benderang untuk bangsa ini.

Bandar Lampung, Jumat 27 Nov 2020

Nulisbareng/AdeTauhid

0Shares

Tinggalkan Balasan