Fans Dan Haters oleh Vita Agung

Fans Dan Haters
Oleh: Vita Agung

Mempunyai fans? Pasti senang sekali, ya? Kalau ada haters yang selalu menyerang kita? Tentunya juga nggak enak, ya?

Meskipun kita bukan seorang artist atau public figur, kadang kita juga punya fans dan haters. Tidak terelakan pula bahwa fans ataupun haters membawa warna tersendiri bagi hidup kita.

Lantas apa bedanya sih, mereka? Sebetulnya fans dan haters itu sama, lo. Mereka adalah orang-orang yang mengagumi dan memperhatikan hidup kita. Kok bisa? Iya, dong. Seorang fans atau haters tidak akan mengetahui hidup kita jika mereka tidak memperhatikan setiap detail kehidupan kita.

Beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah story instagram dari seorang publik figur. Iya mendapatkan ujaran kebencian dari seorang fansnya dengan kata-kata yang sangat menyakitkan. Tapi dalam tulisannya tersirat bahwa, fans atau haters ini ingin sekali mempunyai kehidupan seperti sang public figur yang sukses di usia muda.
Kira-kira kata-katanya begini, “Kak, please! Berhenti nge-share kesuksesan Kakak. Tau nggak, aku capek lihat story Kakak. Kalau bisa Kakak mati aja deh dari dunia ini. Biar nggak ada orang sukses di usia muda seperti Kakak.”
Sepintas kata-kata itu sangat menyakitkan, tapi sebetulnya dia sedang sangat mengagumi si public figur.

Mereka yang berkata seperti itu biasanya kita sebut sebagai haters, padahal mereka adalah fans. Hanya saja mereka punya cara berbeda untuk mengungkapkan kekagumannya.

Jadi, apa perlu kita sakit hati dengan orang-orang yang biasa kita sebut haters itu? Sebetulnya tidak perlu. Karena mereka adalah orang-orang yang kurang menguasai dirinya sendiri. Mereka sebetulnya sedang menunjukkan ketidak berdayaan dirinya. Tapi melampiaskan kepada orang lain.

Di world mental health tahun ini. Semoga kita semakin sadar akan kesehatan jiwa. Tidak hanya pada diri kita sendiri, tapi juga untuk orang lain. Semangat!

Nulisbareng/VitaAgung

0Shares

Tinggalkan Balasan