new normal

DEFINISI NEW NORMAL DAN PENDAPAT WHO (Putri Zaza)

DEFINISI NEW NORMAL DAN PENDAPAT WHO

New normal itu apa, sih? Apakah kembali normal seperti sebelum adanya corona, atau kita hidup seperti biasa tapi dengan rasa was-was karena corona belum kunjung pergi. Yuk, kita bahas.

Definisi new normal menurut pemerintah adalah tatanan baru untuk beradaptasi dengan COVID-19. Pemerintah Indonesia melalui Juru Bicara Penanganan COVID-19, Achmad Yurianti mengatakan, masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona COVID-19 dengan tatanan baru yang disebut new normal. (tirto.id)

Lantas, apakah WHO mendukung keputusan pemerintah Indonesia?     

Menurut kompas.com, WHO mendukung Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam mengkaji rencana respon operasional provinsi untuk seluruh 34 provinsi.

WHO juga terus mendukung pemerintah dalam analisa data provinsi untuk menilai kriteria epidemiologis guna mengurangi pembatasan sosial skala besar (PSBB).

Menurut WHO, ada tindakan-tindakan yang tidak bisa ditawar untuk menentukan new normal, yaitu:

  • Isolasi cepat dari semua kasus yang diduga dan dikonfirmasi
  • Perawatan klinis yang sesuai untuk mereka yang terkena COVID-19
  • Pelacakan kontak ekstensif dan karantina semua kontak
  • Setidaknya 80 persen kasus baru dilacak dan kontaknya dikarantina dalam 72 jam setelah konfirmasi
  • Setidaknya 80 persen kontak kasus baru dipantau selama 14 hari
  • Memastikan bahwa oarang sering mencuci tangan, memakai masker di tempat umum dan tempat kerja serta menjaga jarak fisik minimal 1 meter dari orang lain

WHO juga memberikan langkah-langkah perlindungan dasar new normal untuk orang:

  • Sering-seringlah membersihkan tangan Anda dengan gosokan atau sabun dan air berbasis alkohol
  • Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut
  • Pertahankan jarak fisik, setidaknya 1 meter dari orang lain
  • Tinggalkan rumah hanya untuk kebutuhan esensial dan bila mungkin bekerja dari rumah
  • Jika Anda keluar rumah. Di tempat umum dan tempat kerja, kenakan masker kain (non –medis)

Bisa ditarik kesimpulan bahwa new normal itu menjalani hidup seperti sebelum ada corona. Tapi, kita juga harus beradaptasi dengan si corona dengan mematuhi apa yang WHO dan Pemerintah telah hibau. Pakai masker ketika keluar rumah, rajin cuci tangan, jangan sentuh mata, hidung, dan mulut karena itu sangat mudah di masuki oleh virus.

Ambil hikmah dari setiap kejadian, Allah tidak mengirim COVID-19 ini tanpa sebab dan akibat contohnya  Kita jadi hidup lebih bersih, menutup aurat dengan baik dan tidak bersentuhan dengan orang lain.

Cibitung, 27 Juni 2020

Nulisbareng/putrizaza

0Shares

Tinggalkan Balasan