Cinta Tak Salah

CINTA TAK SALAH PART 5 oleh Putri Zaza

CINTA TAK SALAH PART 5

Sebelumnya di https://parapecintaliterasi.com/cinta-tak-salah-part-4-oleh-putri-zaza/

Sejak jam enam pagi, Ziva sudah sibuk mempersiapkan snack dan makan siang untuk peserta acara promosi kampusnya. Ia sibuk menata dan membagi-bagikan snack pada tempatnya.

Begitupun dengan panitia yang lain, sibuk menyiapkan dan menata semua sesuai konsep. Ada yang sedang menjemput pembicara dari BNN, ada yang sedang cek sound, ada yang merapikan ruang untuk seminar, dan lain-lain.

Jam sudah menunjukan pukul 9 pagi dan beberapa siswa sudah mulai berdatangan dan diarahkan langsung ke bagian pendaftaran. Terlihat Ihsan di antara para siswa yang yang nampaknya mencari keberadaan Ziva..

“ZIva di ruang konsumsi,” ucap Desi yang saat itu menjadi seksi acara.

“Oke, thank you, ya!” Ihsanpun langsung menuju ke sana.

Dilihatnya Ziva sedang sibuk dengan banyaknya tumpukan kardus dan makanan di sekelilingnya. Rupanya Ihsan tak ingin mengganggu, ia memutuskan untuk menunggu di luar ruangan.

***

Langit sudah kembali menghitam. Acarapun semakin ramai, penontonpun bergoyang mengikuti alunan musik reggae yang dimainkan oleh bintang tamu. Ziva yang terlalu suka dengan keramaian hanya duduk dan melihat dari kejauhan.

“Kamu pulang jam berapa?” tanya Ihsan di samping Ziva.
“Aku nginep di kosan Tia.”
“Ini selesai jam berapa?”
“Kayaknya, sih, jam 1 kamu pulang aja sana udah jam setengah 11.”
“Besok mau aku antar pulang?” tanya Ihsan berdiri menghadap Ziva.

Zivapun mengangguk dan diusapnya lembut kepala Ziva.
“Ya udah aku, pulang, ya.”
“Hati-hati!”

***

“Udah, jadian ya, Zi?” tanya Tia.
“Enggak kok, Ti.”
“Kenapa? Padahal kalian cocok loh, oh, iya, kamu udah punya pacar ya, Zi?”
“Udah putus, Ti. Lagian kamu kalau suka kenapa, sih, nolak, Ti?”
“Kapan aku bilang suka? Aku tuh, naksir bang Arman, Zi.”
“Jadi, kamu enggak lagi naksir Ihsan?”

“Ya ampun, jadi, kamu kira aku suka Ihsan. Pantes ajah sikap kamu tuh, aneh banget kalau aku tiba-tiba datang. Udah, Zi, lanjut besok, ya, ngantuk banget. Tidur, yuk!”

Ada sedikit rasa lega di hati Ziva, setelah putus dengan Hendra dan mendapat banyak perhatian dari Ihsan rupanya membuat Ziva lebih cepat move on dari sang mantan.

***

Bulan berganti begitu cepat, UAS di hari terakhirpun usai. Ihsan mengajak Ziva untuk pergi kuliner bakso raksasa di daerah Bogor. Tanpa ada penolakan, Zivapun setuju. Ya, yang berkaitan dengan makanan mana bisa ditolak.

“Zi, gimana udah ada jawaban?”
“Jawaban apa?”
“Waktu itu, kan, aku pernah tanya, mau jadi pacarku?”
“Masa, sih, enggak ingat.”
“Mmm … pacaran, yuk!”
“Yuk!” Ziva yang asik dengan baksonyapun tanpa ragu mengiyakan.

“Zi … Serius,” Ihsan tampak ragu dengan jawaban Ziva yang terkesan asal.
“Iya, serius.”

Bersambung…

Cibitung, 24 Mei 2020

Nulisbareng/putrizaza

0Shares

One comment

Tinggalkan Balasan