Window View

CINTA TAK SALAH PART 17 (Putri Zaza)

CINTA TAK SALAH PART 17

Sebelumnya di CINTA TAK SALAH PART 16 (Putri Zaza)

Di akhir pekan Ziva mengajak sahabatnya Nana untuk bertemu di sebuah kedai kopi. Nana seorang wanita pecinta kopi walau Ziva tak terlalu menyukai kopi, tapi suasana kedai cukup membuat tenang dan nyaman. Dengan alunan lagu yang lembut dan mendayu dan aroma kopi yang menenangkan.

Nana bercerita bahwa Ihsan sepertinya sedang dekat dengan Fia. Sahabat Ziva ini tidak sengaja menangkap salah tingkah keduanya ketika bertemu. Fia adalah salah satu teman organisasi Ihsan dan Ziva. Pernah beberapa kali Fia bercerita tentang pacarnya yang sulit sekali diajak atau dimintai bantuan.

“Alhamdulillah, Na, kalau memang benar mereka sedang dekat, setidaknya aku tak perlu lagi perpura-pura memiliki pasangan agar ia menghindar.”

Beberapa bulan setelah kabar kedekatan Ihsan dengan Fia. Kini teman-teman Ziva digemparkan dengan kabar pertunangan dari mantan kekasihnya. Secara tiba-tiba banyak pesan masuk di Instagram. Dari yang sudah saling kenal hingga yang sekadar kenal melalui media sosial.

‘Siapa yang tunangan, siapa yang diserbu, sih,’ batin Ziva melihat beberapa nama tak ia kenal.

Awalnya menanyakan kabar dan disambung dengan ‘kok, enggak sama kamu?’ ‘yang sabar, ya’ dan beragam pertanyaan dan ucapan, dilayangkan. Sempat Ziva berpikir untuk membuat postingan mengenai hal tersebut atau klarifikasi, tapi ia urungkan karena tak ingin merusak kebahagiaan Ihsan saat itu.

Sampai ada yang menyampaikan hal tak enak, “Kak, kata temanku karena Kakak sudah tak perawan makanya Kak Ihsan ninggalin Kakak. Padahal Ka Ziva yang aku kenal sangat menjaga hal tersebut.”

“Siapa yang bilang? Minta dicabein tuh mulut,” ucap Nana geram.

“Tak kenal maka tak sayang, benar, kan? Dia harus kenal aku dulu supaya tak asal ngomong.”

Bersambung …

Cibitung, 16 Agustus 2020

Nulisbareng/putrizaza

0Shares

One comment

Tinggalkan Balasan