Retak

CINTA TAK SALAH PART 12 oleh Putri Zaza

CINTA TAK SALAH PART 12

Sebelumnya di Cinta Tak Salah Part 11 oleh Putri Zaza

Ihsan yang terkejut dengan kedatangan Santi, tak membalas jabat tangan yang diberikan kepadanya. Wajah yang awalnya tak sabar menunggu seseorang dengan bahagia. Kini, berubah muram penuh sesal. Ihsan berlutut di hadapan perempuan bernama Santi menggenggam tangannya dan kepala yang tertunduk menyentuh ujung lutut Santi, seperti seorang yang ingin meminta ampun.

“Kenapa, kaget, ya? Duduk, sini!”

“Maafin Aku, Zi,” ucapnya menyesal tak dapat menatap mata Ziva. Rupanya Santi adalah Ziva yang menyamar. Setelah memergoki sang kekasih berkhianat, ia langsung membuat strategi untuk menjebak dan berhasil membuat si pelaku tak dapat mengelak.

“Aku, mau dengar penjelasan dari kamu. Bisakan duduk di sampingku?”

Ihsan pun bangun. Wajahnya lemas matanya berkaca-kaca. Ziva hanya dapat menatap kesal dan menahan amarahnya.

“Kamu bilang, mau terus sama aku, tapi, kenapa begini?” tanya Ziva dengan alis yang sedikit mengangkat.

Ihsan hanya mampu menunduk tanpa jawaban. Ziva yang sedang menghadap ke arahnya masih setia menunggu penjelasan dari laki-laki berkaca mata ini.

“Udah bosen, ya?” tanya Ziva sekali lagi. Ihsan masih dalam diamnya.

“Ya udah, mungkin aku terlalu banyak menuntut dan enggak semenyenangkan perempuan-perempuan itu. Kita udahan ajah, ya!” ucap Ziva dan bangun dari duduknya.

“A… aku enggak bisa, please, beri aku kesempatan sekali lagi, Aku janji enggak akan ulang lagi kesalahan ini,” ujar Ihsan memelas. Ziva yang akan pergi terhenti dengan suara lemah laki-laki yang ia cintai. Namun, membuatnya terluka.

“Iya, Aku kasih satu kali kesempatan. Tapi, aku tetap ingin kita putus.” Ziva pun meninggalkan Ihsan.

Kini Ihsan hanya dapat menerima kenyataan atas ketidak setiaannya terhadap kekasihnya.

Di perjalanan pulang Ziva tak dapat membendung lagi emosinya. Semua ia luapkan dengan air mata. Apa yang salah dari dirinya hingga ia mengalami semua ini. Ziva tak langsung pulang ia mampir ke toko buku untuk menghilangkan kesal dan sedihnya.

***

Tak lama setibanya di rumah.

Triiing…

Pesan masuk ke ponsel milik Ziva.

[Selamat malam, saya dari kepolisian ingin memberi tahukan, jika pemuda yang menggunakan ponsel ini, mengalami kecelakaan dan kini sedang dibawa ke RS dalam keadaan tidak sadarkan diri.]

Mata Ziva langsung terbelalak. Perasaannya campur aduk, setelah memutuskan untuk menyudahi semuanya dengan sang kekasih. Kini, ia mendapat pesan dengan kabar buruk. Namun, tak ada jawaban ketika ia menanyakan RS mana tempat Ihsan dirawat.

Bersambung…

CIbitung, 11 Juli 2020

Nulisbareng/putrizaza

0Shares

One comment

Tinggalkan Balasan