Logo Germas

CERDIK pangkal SEHAT oleh Emmy Herlina

CERDIK pangkal SEHAT

Sebagai manusia, kita mempunyai beberapa kebutuhan primer, yaitu pangan, sandang, dan papan. Tanpa pangan (makanan), kita tidak akan punya energi bahkan sekadar untuk menegakkan tubuh, apalagi menjalani aktivitas. Sudah banyak juga penyakit akibat kekurangan gizi. Baca saja tentang pentingnya poin gizi yang pernah kubahas, salah satunya ini: https://parapecintaliterasi.com/protein-gizi-yang-penting-untuk-pertumbuhan-oleh-emmy-herlina/

Lalu sandang yaitu pakaian. Sebagai manusia beradab tentunya kita perlu berpakaian. Bahkan aturan berpakaian ini juga sudah ditentukan oleh ajaran agama. Seperti untuk perempuan muslimah, ada kewajiban untuk mengulurkan jilbab hingga menutupi dada.

Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka.” (QS. An-Nur: 31)

Ah, saya hanya mengutip ayat Al-Quran, kitab suci saya yang menjadi pedoman hidup umat muslim. Bukan untuk membicarakan SARA. Kita lanjut saja, ya.

Terakhir adalah papan, yakni rumah. Tiap orang memerlukan tempat untuk berlindung. Rumah yang layak tak hanya mampu sebagai atap, pelindung dari terik panas matahari dan derasnya hujan, tapi juga membuat perasaan nyaman dan tentram. Seperti keluarga yang pernah saya bahas di tulisan ini: https://parapecintaliterasi.com/karena-mudik-tak-terpengaruhi-corona-oleh-emmy-herlina/

Ada poin yang tak kalah pentingnya bagi manusia menjalani kesehariannya. Apa itu? Anugerah kesehatan. Ya, bagaimana bisa menjalani keseharian tanpa kesehatan? Kesehatan adalah poin penting yang kadang tanpa sengaja kita abaikan. Makanya, ini juga yang menjadi landasan saya untuk fokus pada jurusan Kesehatan Masyarakat. Yup, ini perkuliahan yang sedan saya jalani saat ini.

Maka, izinkanlah saya berbagi sedikit tips sederhana yang bisa kita praktikkan agar senantiasa hidup sehat. Yuk, mari disimak.

Pertama-tama, kita harus paham apa itu definisi sehat sebenarnya. Sehat menurut WHO adalah suatu kondisi fisik, mental, kesejahteraan sosial yang merupakan satu kesatuan dan bukan hanya terbebas dari penyakit atau kecacatan. Ada 3 komponen penting supaya bisa dikatakan sehat, yaitu sehat jasmani, mental maupun spiritual.

Untuk menjalankan hidup sehat, pemerintah sudah mencanangkan GERMAS (singkatan dari gerakan masyarakat hidup sehat). GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi Germas ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

Tahapan GERMAS sendiri yang bisa kita praktikkan ada beberapa. Tapi karena saya janji yang saya sharing hanya berupa tips sederhana, baiknya langsung saja kita menuju 6 langkah CERDIK. Ini dia:

C yaitu Cek kesehatan kita secara teratur. Deteksi dini gejala pada diri masing-masing. Termasuk juga pada keluarga dan sekitar kita. Kesehatan adalah tanggungjawab kita bersama, bukan hanya tenaga kesehatan saja. Alangkah baiknya kita proaktif untuk mendeteksi dini kesehatan diri masing-masing dengan rutin menjalankan pemeriksaan. Minimal cek tekanan darah, berat badan, cek laboratorium sesuai dengan usia, serta pap smear khusus untuk perempuan yang sudah menikah atau aktif secara seksual.

E yaitu Eliminasi rokok. Juga termasuk obat-obatan terlarang dan minuman keras. Sudah tidak usah dipungkiri lagi banyaknya bahaya dari rokok ini, ya. Bahkan pemerintah juga sudah menghimbau dalam tiap kotak rokok akan bahaya darinya. Tak hanya bagi perokok sendiri, juga bagi perokok pasif, artinya orang-orang yang berada di sekitar perokok. Terpapar asap rokok sudah cukup berbahaya, juga termasuk yang terkena second hand smoke, yaitu asap yang tertinggal di pakaian, kursi, dan segala perabotan di sekitar perokok. Jangan sombong apabila kamu sebagai perokok nyatanya masih terlihat sehat-sehat saja. Tunggu saja beberapa puluh tahun setelahnya.

R yaitu Rajin berolahraga. Bergerak aktif baik untuk membakar kalori pada tubuh kita. Seperti pada ilmu gizi yang juga saya pelajari, ada beberapa makanan yang memiliki kalori tinggi. Salah satunya agar asupan yang masuk dan keluar seimbang, maka harus aktif secara fisik, yaitu dengan berolahraga. Aktivitas fisik disesuaikan dengan kemampuan. Terutama untuk petugas yang mengharuskan duduk di tempat, misalnya tenaga administrasi seperti saya sendiri yang sehari-harinya di balik komputer. Tetap jangan lalai untuk meluangkan waktu bergerak aktif. Kalau saya bisa dengan memilih parkir agak jauh dari lokasi kerja, dan naik turun tangga (karena memang tidak ada lift ke ruangan kerja saya di lantai dua, untuk saat ini, hehe).

D yaitu Diit sehat. Nah, ini nih, inti dari ilmu gizi yang juga saya pelajari di perkuliahan. Jaga pola makan agar selalu teratur serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang. Porsi makan yang seimbang adalah yang mengandung cukup karbohidrat, lemak, protein, sayur dan buah-buahan, dilengkapi dengan vitamin dan mineral. Sekarang sudah tidak ada lagi 4 sehat 5 sempurna, sudah berganti dengan gizi seimbang. Jadi utamakan semua diperoleh dari makanan.

I yaitu Istirahatlah yang cukup. Meskipun aktivitas harian kita cukup padat, jangan sampai menzalimi hak tubuh untuk mendapatkan istirahat yang cukup. Tiap manusia sesuai dengan usia dan kebutuhannya punya jatah waktu masing-masing untuk beristirahat.

K yaitu Kelola stres. Masih ingat definisi sehat menurut WHO yang saya jelaskan di awal? Yup, kesehatan itu tidak hanya fisik, tapi juga mental. Selain menjaga kesehatan fisik, kita juga harus menjaga mental masing-masing agar senantiasa sehat. Penyakit gangguan mental termasuk aspek yang perlu mendapatkan perhatian secara serius, apalagi kebanyakan gangguan ini tidak diketahui. Jadi, slogan “Jangan Lupa Bahagia” menurut saya perlu kita ingat dan praktikkan. Hindari paranoid berlebihan, termasuk terhadap Covid-19. Karena stres kita ketahui dapat menurunkan kekebalan tubuh. Termasuk dalam hal ini, menghindari stres di tempat bekerja (seperti saya yang tetap harus bekerja di tengah wabah).

6 langkah tersebut juga pernah saya sajikan dalam bentuk video. Teman-teman boleh lihat di sini, mudahan pesannya jadi lebih cepat sampai, ya.

Video ini juga dibuat dalam rangka memenuhi salah satu tugas kuliah saya. Doakan perjalanan kuliah saya selanjutnya lancar, ya. Terimakasih.

Salam CERDIK, salam SEHAT!

nulisbareng/EmmyHerlina

0Shares

2 comments

Tinggalkan Balasan