Cara Terbaik Pengendalian Emosi di Masa Pandemi

Judul: Pengendalian Emosi di Masa Pandemi

Penulis: Ribka ImaRi#Ainag Inairah#Tiya#Nina Yunita#Lina Lim#Yunita Suryani#Kiky Zarya#Titin Siti Patimah#Diyah Wihartati#Lienda Diana#Laela Farida#Suci Indah Sari#Wawang Yulibrata#Ummu Sasha#Lucia Tutut Widiati#Wenny Kartika Sari#Dini Maysayu#Renny Artanti#Tinie Idham#Emmy Herlina

Blurb:

Ada 20 kisah nyata kontributor yang terpicu emosinya naik turun bagai naik roller coaster dalam menghadapi pandemi Corona. Semua emosi beserta cara pengendaliannya kami tuangkan dalam  buku Tim NuBar Area Sumatera ini. Bagaimana pada akhirnya, semua kontributor hebat bisa menerima keadaan pandemi ini dengan ikhlas tanpa emosi lagi. Namun justru bisa mengambil hikmah atas semua yang Allah izinkan terjadi. Simak kisah-kisah seru yang mengharu biru selama pandemi sejak Maret-November 2020. Semoga buku ini dapat menjadi sumber semangat hidup banyak jiwa yang masih terbelenggu emosi sehingga terkadang menjadi sulit menerima keadaan dan mencari solusi terbaik dalam hidup. Mudah-mudahan kita semua bisa tetap sehat sekeluarga, mampu terus bersabar dan berdoa dalam menghadapi pandemi sampai berakhir sesuai kehendak-Nya.

Karena sangat menarik, dan ini merupakan event pertama Mbak Ribka, sebagai PJ. Akhirnya saya pun tertarik untuk ikut serta. Mau tahu, cuplikan tulisanku?

Aku jadi tergelitik ingin ikut berkomentar. Napasku menderu, terasa hangat menjalari muka. Luapan amarah sudah hampir termuntah bak lava dari gunung berapi. Kuayunkan jemari dengan lincah di layar ponsel. Tetapi, tunggu! Kenapa mendadak aku jadi ragu setelah menuliskan komentar panjang lebar. Alih-alih menekan tombol “send”, aku mengurungkan niatku. Kuganti komentar tadi dengan ucapan, “semangat untuk semuanya!” (Drama Pandemi oleh Emmy Herlina)

Ada juga tulisan yang menarik minatku juga. Ini dia ….

Saya merasa bahagia dan bangga bahkan merasa berhasil menjadi “guru” untuk anak-anak di rumah. Karena anak-anak bilingual, jadi ketika mereka bisa menemukan padanan kata bahasa Sunda ataupun bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris, seperti dapat jackpot. (Sekelumit Romantika Daring oleh Wawang Yulibrata)

Namun, siapakah yang menjadi naskah terbaik di event kali ini? Penasaran?

“Perubahan yang bisa saja menimbulkan masalah kesehatan jiwa akibat stres. Jujur saja, memang awal pandemi ini sempat membuatku panik. Ini disebabkan aku yang penyintas gangguan mental OCD (Obessive Compulsive Disorder) didera banyak beban pikiran. Salah satunya pikiran bagaimana nanti suami dan kedua anakku bisa menjaga kebersihan diri seperti standar kebersihanku selama ini. Di antaranya, mencuci tangan sampai puluhan kali dalam sehari. Terlebih sehabis dari luar rumah. Barang yang dibawa masuk ke dalam rumah pun harus lebih dulu dicuci semua.” (Pandemi Bikin Panik oleh Ribka ImaRi)

Peraih Naskah Terbaik Pengendalian Emosi di Masa Pandemi

Selamat ya, Mbak Ribka ImaRi. Bukan main-main, bahkan pemilih naskah terbaik, saya serahkan langsung ke Pak Ilham, lho.

Pemilihan naskah terbaik dari Pak Ilham Alfafa

Sekali lagi selamat untuk Mbak Ribka. Juga Teh Wawang yang menjadi runner up, akan mendapatkan hadiah spesial dari saya pribadi.

Ingin memiliki bukunya? Ayo, segera pesan ke saya atau ke Mbak Ribka, juga bisa.

Cari tahu peraih naskah terbaik event Nubar Sumatera selanjutnya, yang ke-39, yuk!

0Shares

Tinggalkan Balasan