Cover I Finally Found Someone

Bukan Hanya Satu Penulis Pilihan, Melainkan Dua (Terbaik dalam I Finally Found Someone jilid 2)

Judul: I Finally Found Someone jilid 2

Penulis: Emmy Herlina, dkk

Penerbit: CV Rumah Media

Blurb:

“Resepsi pernikahan itu cuma sehari, membangun rumah tangga itu seumur hidup.” Begitu banyak pasangan yang berlomba menciptakan suatu rangkaian acara pernikahan yang sempurna, namun terlupa mempersiapkan kehidupan baru setelahnya. Melanjutkan dari jilid kesatu, buku ini tak hanya berisi kumpulan cerita yang berangkat dari kisah nyata, tapi juga dilengkapi dengan artikel yang berisi bermacam solusi yang akan membantu ragam permasalahan rumah tangga. “I Finally Found Someone” berisi bekal tepat bagi para pasutri!

***

Masih ingatkah, dengan event Nubar Sumatera yang paling romantis? Yup, I Finally Found Someone adalah event paling romantis yang berisi kisah menggugah disertai artikel pelengkap tentang berumahtangga. Bisa baca di sini, sekalian supaya tahu pemenang naskah terbaiknya: https://rumahmediagrup.com/2020/02/14/i-finally-found-someone-event-nubar-area-sumatera-yang-penuh-romantika-1/

Karena banyaknya yang ingin berkontribusi dalam buku ini, maka dengan senang hati kubuatkan sekuelnya yang ternyata tak kalah menarik.

Tengok saja daftar ini di bawah ini:

BAB I:  Jodoh Pasti Bertamu (Emmy Herlina)

Menata Cermin Retak, Menggapai Hari Bahagia (Evalina)

Dibayar Lunas (Hasiah Zen)

Jatuh itu Sakit, Bangun itu Semangat (Sukma)

Jodoh Tak Mengenal Usia (Dekna Effendy)

BAB II: Berawal Dari Pondasi (Emmy Herlina)

Tumbu Ketemu Tutup (Intan Effendy)

Brik-Brik Love (Sabiqis Edogawa)

Bukan Sekadar Akad (Endah Sulistiowati)

Mahar (Deesa Rahma)

BAB III: Pasti Ada Solusi! (Emmy Herlina)

Mensyukuri dan Menikmati Keberjauhan (Deril Zet)

Not What Is Doing But Is Being (Sesil Soejono)

Mesin Kopi, Café dan Syukur (Aliya Yahya)

Mengenali Bahasa Cinta Si Dia (Ribka ImaRi)

Mental Tempe (Dewi Adikara)

Rezeki Menggenapkan Separuh Dien (Ratih Paskie)

Membangun Komunikasi dalam Berumah Tangga (Arie Primasari)

BAB IV: Sebelum Memutuskan Berpisah (Emmy Herlina)

Catatan Seorang Istri (Leni Chan)

Kakanda Sayang (Indah Wigati)

Tak Ingin Ke Lain Hati (BintuZen)

30 Hari Menjelang 10 Tahun (Emmy Herlina)

Nah, bikin penasaran, kan? Udah kebayang kalau isi tulisannya pasti keren-keren! Tapi seperti dalam setiap event Nubar, saya harus memilih satu naskah terbaik di antaranya. Yang manakah itu?

***

Masa empat tahun lebih pacaran tidak membuat aku cukup waktu untuk menyadari bahwa ada tugas-tugas yang harus dilakukan bersama saat memasuki biduk rumahtangga bukan sekadar tugas suami mencari nafkah sedangkan tugas istri adalah mengurus rumahtangga. Belum pernah kulihat pasanganku terbangun di tengah malam untuk membantuku mengurus bayi menggantikan popok, memberikan ke diriku untuk diberikan ASI apalagi membantuku melakukan pekerjaan rumahtangga. Jangankan untukku, minuman kopinya pun aku juga yang harus menyiapkan.
Apakah ia memintanya? Tidak, orang tuaku yang menyarankan aku untuk melakukan semuanya dan melalui model ibuku aku belajar bagaimana melayani suami. Aku tidak memiliki keberanian untuk memintanya membuat kopi sendiri atau membangunkannya manakala kulihat ia tertidur dengan lelapnya. (Not What is Doing, But is Being oleh Sesil Soejono)

Sesil Soejono, peraih terbaik dalam event IFFS 2

Selamat ya untuk Mbak Sesil akhirnya terpilih menjadi naskah terbaik dalam event paling romantis ini. Mbak Sesil yang katanya baru pertama kali mencoba nulis di Nubar ternyata langsung berhasil meraih predikat terbaik. Jadi, jangan ragu untuk menjajal kesempatanmu ikut Nubar ya, teman-teman. Karena jujur saja, bukan hal mudah memilih naskah terbaik di setiap event Nubar karena tulisannya sudah bagus semua, meski kebanyakan pemula.

Makanya, akhirnya saya memilih satu terbaik runner-up yang akan mendapatkan hadiah spesial khusus dari saya pribadi. Baiklah, ini dia:

Sebulan terakhir ini sudah lebih dari sepuluh kali pak pos mengantarkan paket ke rumah. Ada saja barang yang dibeli suaminya mulai dari pernak-pernik gawai, perlengkapan listrik, jas hujan, mesin pembuat kopi, hingga perlengkapan home theatre. Arya memang akhirnya senang membeli barang-barang yang dibutuhkannya secara online. ‘Bisa dikembaliin kalau enggak cocok dan enggak perlu keluar rumah,’ itu alasan yang sering disampaikan Arya setiap kali Melati menanyakan kenapa ia senang bebelanja online.
Sebenarnya Melati tidak merasa terganggu dengan hobi Arya dan bisa memahami alasan yang disampaikan suaminya. Terlebih Arya biasanya hanya membeli barang yang memang dia butuhkan. Namun belakangan ini Melati mulai terusik dengan kedatangan barang-barang yang menurutnya tidak masuk kategori barang yang dibutuhkan, seperti mesin pembuat kopi dan perlengkapan sound system serta home theater. Dibesarkan oleh orang tuanya dengan prinsip perlu atau sekadar ingin, menjadikan Melati bijak dalam berbelanja, sehingga ia merasa Arya mulai boros dalam hal ini. (Mesin Kopi, Café dan Syukur oleh Aliya Yahya)

Selamat ya, Mbak Aliya Yahya. Akan kuberikan reward berupa buku I Finally Found Someone jilid 1, murni dari saya pribadi. Teman-teman sudah baca sendiri ya, dua contoh tulisan terbaik di atas. Masih ada belasan tulisan lainnya yang kesemuanya menarik. Makanya, bakal pas banget untuk memiliki kedua jilid buku ini, sebagai bekal bagi rumahtanggamu. Bagi jomlo pun boleh, supaya mempersiapkan jenjang kehidupan selanjutnya dengan lebih baik. Cus wa ke saya 085273642724 yuk. Dapatkan harga spesial dengan membeli secara bundling. Siip.

nulisbareng/EmmyHerlina

0Shares

3 comments

Tinggalkan Balasan