ADA CINTA DI TIAP AKSARA, BUKU WAJIB UNTUK DIMILIKI SETIAP PENULIS PEMULA

Judul: Ada Cinta di Tiap Aksara

Penulis: Emmy Herlina#Rinaksih Widiarsanti#Milah Nurmilah#Wawang Yulibrata
Ade Tauhid#Nopiranti#Kang Syahri#Dewi Adikara#Jifisa Amin
Nurhayati Afh#Endah Sulistiowati#Ribka ImaRi#Juniawati
Khadijah Hanif#Rhea Ilham Nurjanah#Ilham Alfafa
Penerbit: Rumedia

Blurb:
“Menulislah, karena kamu tidak tahu tulisanmu yang mana yang akan menyelamatkan hidup orang lain.” (Emmy Herlina).
Sudah lama saya ingin membuat satu buku yang berisi pengalaman kami di awal mula memutuskan untuk terjun ke dunia literasi. Apalagi event ini merupakan persembahan spesial saya teruntuk sang founder Nubar-Nulis Bareng, Bapak Ilham Alfafa.
Insya Allah, semua kisah dalam buku ini dapat menginspirasi pembaca. Terutama mereka yang memiliki impian ingin menjadi seorang penulis. Terlebih karena dalam tiap aksaranya terdapat cinta untuk pembaca.

Alhamdulillah, berhasil juga membuat suatu event spesial bertepatan dengan milad Pak Ilham, tempo hari. Alhamdulillah, beliau pun berkenan ikut serta dalam buku ini. Mau tahu cuplikan beberapa naskah di dalam event spesial ini? Simak, yuk.

Di antara sekian komunitas yang kuikuti, untuk pertama kalinya aku merasa dianggap adalah di komunitas Nubar-Nulis Bareng Rumedia. Gimana enggak, aku yang pernah ketipu dengan sesepenerbit percaya sekali dengan Rumedia. Ketika ada tawaran untuk jadi Penanggung Jawab Antologi, kutunggu hingga lima kali ikut antologi keroyokan dari berbagai area berbeda. (Kalau di Nubar ada sistem keareaan, yang membedakan dari mana asal pengiriman bukunya.) (Curahan Hati Sang Penulis Serampangan oleh Emmy Herlina)

Karena bagaimanapun menulis juga perlu tujuan. Bukankah setiap waktu yang kita gunakan dan setiap aktivitas yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah? Sehingga jika mampu menulis, bukankah lebih baik kita menulis yang baik-baik saja? Sehingga jika orang membaca tulisan kita ada nilai positif yang akan diperolehnya, bukan sebaliknya. (Meretas Jariyah, Mengurai Istilah oleh Endah Sulistiowati)

Perubahan zaman yang begitu pesat, memudahkan setiap pemilik hati menumpahkan emosinya ke ruang digital. Diary kertas bermetamorfosa menjadi digital saat ragaku berkepala dua. Jejak hati suka dan duka terekam dan terkunci dengan nomor bersyarat. (Aksara Seorang Pendiam oleh Dewi Adikara)

Maka, siapakah peraih naskah terbaik dalam event ini? Dikarenakan begitu spesialnya, maka pemilih naskah terbaik langsung oleh Pak Ilham Alfafa.

Peraih naskah terbaik langsung dipilih oleh Pak Ilham Alfafa

Selamat ya, Mbak Dewi Adikara, sebagai peraih naskah terbaik. Sudah berhasil mendapatkan piala naskah terbaik, langsung dipilih oleh Pak Ilham, lho. Tak lupa, ada runner up juga yang ikut saya beri hadiah, yaitu Mbak Endah Sulistiowati. Selamat, ya.

Peraih Naskah Terbaik dalam Ada Cinta di Tiap Aksara, Mbak Dewi Adikara

Wah, rugi banget dong, kalau kamu-kamu berniat jadi penulis, tetapi tak memiliki buku keren ini sebagai pedoman menulis. Capcuz, ditunggu pemesanannya, ya.

Kalau yang ini, pemenang naskah terbaik dalam event pertama di tahun 2021, kepoin, yuk.

0Shares

3 comments

  1. MasyaAllah, terima kasih mbak Emmy dan pak Ilham. Dewi masih ga ngira bgt dpt piala lagi. Alhamdulillah ya Allah💕 Sukses terus NuBar Rumedia….

Tinggalkan Balasan